oleh

Penanganan Bencana Diusulkan Jadi Bahan Debat Capres

radarlampung.co.id – KPU bersama partai politik telah menyepakati jadwal debat Pemilu 2019 sebanyak lima kali yang seluruhnya digelar di Jakarta.

Debat rencananya dilakukan pada tanggal 17 Januari 2019, 17 Februari, 17 Maret, 30 Maret, dan debat terakhir belum ditentukan tanggalnya karena KPU dan tim kampanye masih akan mengecek jadwal masing-masing pasangan calon.

Penanganan bencana diusulkan bisa menjadi bahan debat calon presiden. Usulan itu diutarakan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. “Calon presiden harus punya proposal yang memadai untuk menghadapi bencana ini dan harus menjadi bahan perdebatan bagi para calon presiden,” kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (26/12).

Ia menilai langkah konkret menghadapi bencana alam jangan sekadar basa-basi dan janji manis. Namun, harus dipenuhi untuk menjamin keselamatan bangsa Indonesia.

Menurut dia, amanah dari pembukaan UUD 1945 yang utama adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Menempatkan teknologi pemantauan dan mitigasi bencana di Indonesia adalah sesuatu yang sangat mutlak dan darurat. Itu pertama yang saya katakan sebagai pandangan terakhir tentang bagaimana cara mengatasi bencana,” ujarnya.

Selain itu, dia juga menyoroti sistem mitigasi bencana dan peralatan peringatan dini tsunami yang dimiliki Indonesia. Kemungkinan peralatan yang dimiliki Indonesia, teknologinya sudah tidak mampu melakukan pemantauan menyeluruh karena letaknya yang terputus-putus.

“Karena dari hampir 200 pusat pemantauan, saya mendengar hanya 50 lebih yang masih aktif, yang lain itu sudah tidak aktif lagi. Padahal, sebenarnya tema mitigasi bencana itu harus menguat sebelum terjadinya peristiwa itu sendiri,” tandasnya. (fin/kyd)

Komentar

Rekomendasi