oleh

Beredar Info GAK Berstatus Awas, Ini Kata Kepala Pos Pengamatan

RADARLAMPUNG.CO,ID-Isu terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar lewat pesan whatssapp, Jumat (28/12). Dalam pesan itu disebutkan GAK telah naik status Awas atau level IV.

Pesan berantai itu juga menyebutkan agar warga menghindari pantai dalam radius 10 km dan diminta agar segera melakukan evakuasi. Tertulis juga hujan abu akan terjadi diwilayah Bandarlampung dan sekitarnya.

Saat dikonfirmasi Andi Suwardi Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Anak Krakatau  Badan Geologi Kementerian ESDM di Desa Hargo Pancuran Kalianda membantahnya. “Nggak bener itu. Hoax,” tegasnya, Jumat (28/12) malam.

Hingga pukul 22.58 WIB, Jumat (28/12), status GAK masih Siaga atau level III. Dirinya meminta agar warga Lampung tidak terpancing isu-isu pesan berantai semacam itu.

Saya juga dari tadi di telepon orang-orang. Pertanyaan sama. Saya bilang itu hoax. Sampai sekarang belum ada kenaikan level. Masih siaga,” jelasnya.

Memang kondisi GAK sejauh ini terus menerus mengalami aktivitas vulkanik. Berdasarkan pantauan Radar Lampung Jumat (28/12), cuaca yang cerah diperairan Rajabasa membuat GAK terlihat jelas dari bibir pantai kawasan Rajabasa.

Tepat pukul 15.01 WIB berdasarkan pengamatan Radar Lampung dari SMA 1 Rajabasa terlihat abu vulkanik berwarna hitam keluar dari kawah membumbung tinggi. Kemudian 15.34 WIB, GAK kembali erupsi dan melontarkan abu vulkanik.

Andi mengatakan abu vulkanik dari erupsi GAK tersebut bertiup ke arah timur tepatnya ke arah Banten. “Cuaca berawan, mendung dan hujan. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur,” jelasnya. (nca/wdi)

 

Komentar

Rekomendasi