Berita Utama Hendak Diserahkan Keluarga ke Polisi, Remaja Penyebar Kebencian Tsunami Menghilang

Hendak Diserahkan Keluarga ke Polisi, Remaja Penyebar Kebencian Tsunami Menghilang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polisi masih melakukan koordinasi dengan pihak keluarga Kelvin Yuda Tama, pelaku ujaran kebencian bencana alam tsunami di Kalianda, Lampung Selatan di media sosial Instagram.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran menjelaskan, informasi terbaru dari keluarganya mereka putus kontak dengan Kelvin saat akan dijemput di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

“Kemarin kan keluarga mau kooperatif akan menyerahkan Kelvin ke polisi. Mereka akan menjemput Kelvin ke tempat pelariannya di wilayah DKI Jakarta,” ujar Hapran kepada radarlampung.co.id saat ditemui di Polresta Bandarlampung, Jumat (28/12).

Namun, setelah sempat saling kontak dari Bandarlampung. Tiba di Bakauheni pihak keluarga pun putus kontak dengan Kelvin. “Informasinya putus kontak. Namun pihak keluarga tetap berusaha mencari Kelvin dan akan menyerahkannya kepolisi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, beredar viral dua remaja membuat video live streaming di media sosial Instagram atas nama akun @kelvinyudatama. Dalam live streaming tersebut dua remaja, pria dan wanita sedang siaran di dalam mobil dengan mengeluarkan kalimat tidak senonoh tentang bencana tsunami yang melanda Kabupaten Lampung Selatan.

Di dalam video itu, remaja pria menolak melakukan donasi ke warga Kalianda yang terkena bencana tsunami. Bahkan memprovokasi publik untuk tidak tergerak membantu para korban di Kalianda. (ang/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini