oleh

Sehari Setelah Demo, 17 Karu RSUD Ryacudu Di-rolling

radarlampung.co.id – Sebanyak 17 kepala ruangan (Karu) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara, di-rolling. Ini menindaklanjuti surat perintah tugas (SPT) yang ditandatangani Plt. direktur RS berpelat merah itu, dr. Syah Indra Husada Lubis.

Tabrani, mantan kepala ruangan Hemodialisa, mengaku kecewa dengan rolling ini. ’’Kami kecewa dengan rolling ini. Kami sudah dibina bertahun-tahun untuk memenuhi standar akreditasi yang kini masih dalam proses akreditasi B,” kata Tabrani, Jumat (28/12).

Menurut dia, SPT dikeluarkan 21 Desember atau sehari setelah ratusan paramedis, tenaga honorer, dan tenaga sukarela RSUD Ryacudu melakukan aksi damai di halaman kantor  Pemkab. Mereka menuntut hak jasa pelayanan terhitung mulai Juli hingga Desember 2018 segera dibayar, meminta kejelasan tenaga honorer dan tenaga sukarela menjadi tenaga BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah), serta menuntut Indra diganti.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan demi kebaikan rumah sakit. ”Ini (rolling, Red) tidak adil bagi kami. Semoga pemerintah daerah mendengarkan nasib kami,” ujarnya.

Terpisah, Plt. Direktur RSUD Ryacudu dr. Syah Indra Husada Lubis membantah dirinya bertindak sepihak dalam melakukan rolling. ”Tidak ada secara sepihak. Rolling ini dilakukan untuk kemajuan rumah sakit kita,” tegasnya melalui sambungan telepon.

Dia melanjutkan, meski saat ini statusnya Plt. Direktur namun kewenangan masih melekat kepadanya. Pasalnya, dialah yang mengangkat kepala ruangan sebelumnya.   “Tidak ada maksud lain. Rolling ini bermuara kepada perbaikan,” imbuhnya.

Indra melanjutkan jika ada keberatan dengan rolling,   silahkan berkoordinasi dengan pimpinan.  ” Silahkan berkoordinasi dengan pimpinan jika ada keberatan dengan rolling. Biar beliau yang menjelaskan. Intinya saya tidak ingin terjadi ekses buruk kedepannya. Terutama menyangkut perkembangan rumah sakit kebanggaan masyarakat Lampura ini,” tambahnya. (ozy/ewi)

 

Komentar

Rekomendasi