oleh

Ingat, Besok Waktunya Penyerahan Dana Kampanye

RADARLAMPUNG.CO.ID – Rabu (2/1), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung bakal kembali disibukan dengan penyerahan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) peserta pemilu di Kantor KPU Lampung. Penyerahan ini, menurut Komisioner KPU Lampung M. Tio Aliansyah merupakan tahapan kedua dari tiga tahapan penyerahan laporan dana kampanye.

Laporan awal dana kampanye (LADK) telah dilakukan pada 23 September lalu. Satu calon DPD RI asal Lampung Tatang Sumantri dan Tim pemenangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno tak menyerahkan.

Perkara Tatang sendiri telah diselesaikan di Bawaslu Lampung dengan menggelar persidangan pelanggaran administratif dengan hasil Tatang diminta melengkapi LADK sehingga dirinya bisa kembali masuk daftar calon DPD RI dari Lampung. Sementara tim pemenangan capres-cawapres memang tak memiliki sanksi sehingga tak masalah jika tak menyerahkan.

“Untuk yang kedua ini, semua peserta pemilu baik yang parpol, calon DPD, dan tim pemenangan capres-cawapres diminta menyerahkan,” jelas Tio yang dihubungi Selasa (1/1).

Sementara untuk yang ketiga nantinya penyerahan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) mendekati masa pemilihan 17 April mendatang. Namun sayang, sanksi tak menyerahkan LPSDK tak sekuat bila tak menyerahkan LADK dan LPPDK yang mengancam status pencalonan peserta pemilu.

“Iya jadi kalau LADK dan LPPDK itu yang tidak menyerahkan akan diberikan sanksi. Sedangkan LPSDK ini tidak ada sanksi,” sebut Tio.

Namun, hal ini tetap menjadi kewajiban bagi semua peserta pemilu. Karena dalam aturan yang ada telah disebutkan bahwa peserta pemilu harus melampirkan ketiganya.

“Iya tetap saja wajib, kami tunggu penyerahan LPSDK ini dari pagi pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB,” tambahnya.

Dalam upaya ini, KPU Lampung sebelumnya juga telah memberikan informasi langsung, baik pada parpol maupun KPU kabupaten/kota dengan melalukan safari ke 15 kabupaten/kota. Ini untuk menjelaskan pentingnya penyerahan laporan dana kampanye bagi peserta pemilu 2019. Karena nantinya, laporan akan diaudit langsung Kantor Akuntan Publik (KAP) yang telah ditunjuk KPU. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi