oleh

Proyek Rusunawa Senilai Rp11,8 M Belum Selesai

radarlampung.co.id – Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) yang dikerjakan PT Teguh Karya di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulangbawang Barat (Tubaba) belum selesai. Paket tersebut dikerjakan dengan anggaran Rp11,8 miliar dari APBN 2018.

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, pembangunan masih berlangsung. Di antaranya pemasangan lantai keramik, plapon, dan penyekatan kamar di lantai dua. Bahkan, untuk lantai tiga, keramik, plafon dan plester dinding belum dikerjakan.

Meski demikian, jika dilihat dari bagian depan, proyek dengan nomor kontrak: 04/RSN/18.06/APBN/III/2018 seolah-olah telah hampir selesai. Pihak rekanan juga sudah mulai mengecat sisi depan bangunan.

Terlambatnya proyek tersebut diakui pelaksana lapangan PT Teguh Karya Sejati Agus Cahyono. Untuk finishing pembangunan di lantai tiga, setidaknya membutuhkan waktu paling cepat satu bulan.

”Lihat saja, masih banyak pekerjaan yang masih belum tersentuh,” kata Agus.

Belum selesainya proyek rumah susun berukuran sekitar 12,8 meter x 61 meter ini lantaran terlambatnya landclearing lokasi oleh Pemkab Tubaba. Ini memengaruhi waktu pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan.

Terpisah, Heri selaku PPK kegiatan mengatakan, proyek masih bisa dilanjutkan pada tahun berikutnya. Ini merujuk pada peraturan menteri keuangan (PMK) yang menyebutkan, pekerjaan kementrian dapat dilanjutkan di luar tahun anggaran.

“Ada PMK-nya. Bisa dilanjutkan tahun depan dengan finalti pekerjaan satu per mil,” ujarnya. (fei/ais)

Komentar

Rekomendasi