oleh

Muchlis Adjie: Saya Keberatan Atas Tuntutan JPU!

RADARLAMPUNG.CO.ID – Terdakwa yang merupakan mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalianda Muchlis Adjie merasa keberatan atas tuntutan yang dijatuhkan kepada dirinya, terkait penyelundupan narkoba di Lapas Kalianda.

“Saya merasa keberatan atas tuntutan yang diberikan JPU,” ujar Muchlis seraya meninggalkan ruang persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu (2/1).

Menurutnya, tuntutan hukuman itu terlalu tinggi bagi dirinya. Ia merasa bukan hanya dirinya saja yang melakukan perbuatan tersebut. “Ya terlalu berat, bagi saya, karena saya juga merasa bukan hanya saya saja yang terlibat di dalam perkara ini,” ungkapnya.

Dan, kedepannya ia akan mengajukan pledoi. Dia berharap pledoi yang akan ia ajukan bisa meringankan hukuman penjaranya. “Kedepannya saya akan menulis pledoi, harapannya agar pledoi yang saya ajukan nanti dapat meringankan putusan dari majelis hakim,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roosman Yusa menuntut mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kaliandan Muchlis Adjie dengan hukuman pidana penjara 20 tahun.

“Terdakwa terbukti melanggar pasal 114 dan 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi