oleh

Tidak Ada Hunian Sementara, Tiga Bulan untuk Relokasi!

radarlampung.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak ada hunian sementara untuk korban tsunami di Lampung Selatan. Karena itu ia meminta penanganan pascabencana segera dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemprov Lampung, BNPB, dan Kementerian PUPR.

”Tidak ada hunian sementara. Langsung akan dibangun rumah, tapi jarak 400 meter dari bibir pantai. Direlokasi agak naik, semuanya,” kata Jokowi usai mengunjungi Desa Waymuli Timur, Kecamatan Rajabasa, Rabu (2/1).

Menurut dia, hampir 90 persen rakyat ingin direlokasi ke atas. Untuk Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku juga akan direlokasi lebih ke atas. ”Waktunya tiga bulan,” tegasnya.

Soal penataan bangunan, Jokowi menyatakan pemerintah tidak hanya berbicara untuk sekarang. Penataan ulang untuk tata ruang diperlukan karena wilayah Rajabasa memang sangat rawan.

“Kita tidak hanya berbicara sekarang, lima tahun atau 10 tahun ke depan. Tapi berbicara puluhan tahun. Saya kira, memang perlu penataan ruang kembali. Terutama di tempat dan ruang-ruang yang memungkinan bencana tsunami yang berada di garis-garis ring of fire. Sudah ada tanahnya dua hektare,” urainya.

Dilanjutkan, pemerintah akan memfokuskan pembangunan rumah yang rusak terlebih dahulu. Nilainya sama dengan di NTB dan Palu. Pemerintah juga akan memulai mitigasi dan proses-proses pembelajaran mengenai kebencanaan Januari ini. Mulai dari tingkat sekolah hingga masyarakat.

”Semua pendidikan mengenai kebencanaan akan dimulai Januari ini. Terutama di daerah-daerah yang kemungkinan adanya bencana besar. Baik tanah longsor, gempa, tsunami. Semuanya akan dimulai,” katanya.

Usai mengunjungi Desa Waymuli Timur, Jokowi dan rombongan menuju Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda dan posko pengungsian di lapangan Tenis Indoor Kalianda. Di posko ini, Presiden Jokowi memberikan santunan kepada beberapa pengungsi.

Turut dalam rombongan, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, dan Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi. (rnd/ais)

 

Komentar

Rekomendasi