oleh

UPTD Pendidikan Bandarlampung Dihapus

RADARLAMPUNG.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan kini telah dihapuskan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandarlampung menyebutkan, UPTD Pendidikan kini diganti menjadi koordinator wilayah.

Keputusan tersebut, kata Kepala Disdikbud Bandarlampung Daniel Marsudi, berdasarkan peraturan waki kota Bandarlampung atas dasar peraturan perundang-undangan nomor 23 tahun 2014, dilanjutkan dengan PP Nomor 18 tahun 2016 serta Permendagri Nomor 12 tahun 2017.

“Sejak dikeluarkannya Perwali tertanggal 28 September 2018 UPT dihapuskan. Sehingga dibentuklah 5 Korwilcam untuk membawahi sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Bandarlampung,” ungkap Daniel kepada Radar Lampung saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/1).

Dia mengatakan, koordinator wilayah tingkat kecamatan (korwilcam) akan dipimpin koordinator atau kepala urusan. Tugas korwilcam meliputi keadministrasian, hubungan masyarakat, mendata penduduk usia sekolah, tidak mampu, serta segala yang berkaitan dengan kepentingan pendidikan.

Hal tersebut, katanya, sebagai upaya meningkatkan mutu, yang secara otomatis akan diperbaiki dengan manajemen yang lebih baik.

“Maka dibentuk strukturalnya, ada kasi, ada penilik, ada 59 pengawas di dalamnya, yang ditugaskan untuk mengawasi kinerja guru dan kepala sekolah,” paparnya.

Menurutnya, pendidik di Bandarlampung terdapat lebih kurang 14 ribu orang. Terdiri dari 7 ribu PNS dan 7 ribu honor, yang perlu diperkuat pengawas dan penilik.

“Maka tugas pengawas tidak hanya mengawas soal kependidikan melainkan juga kinerja. Nantinya, guru dan kepala sekolah akan dibuatkan raport-nya. Karena saat ini tidak ada laporan kinerja sama sekali,” imbuhnya.

Terkait rencana pembentukan 5 korwil, Sekretaris Disdikbud Bandarlampung Eka Afriana Novel mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyeleksi dan memepersiapkan berkas-berkasnya.

“Dalam waktu dekat akan diumumkan, yang jelas akan dibentuk 5 korwilcam, 1 korwilcam masing-masing 4 kecamatan, kitakan ada 20 kecamatan,” pungkasnya kepada Radar Lampung. (red/sur)

Komentar

Rekomendasi