oleh

Rp4,25 Miliar Per Bulan untuk Pembayaran Tukin

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menganggarkan dana Rp51 miliar per tahun untuk membayar tunjangan kinerja (tukin) bagi 1.689 aparatur sipil negara (ASN). Artinya per bulan pemkab mengeluarkan sekitar Rp4,25 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pesawaran Lahiri mengatakan, mekanisme pengajuan pembayaran tukin melibatkan tiga organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni Bagian Organisasi yang melakukan penghitungan plafon tukin setiap PNS, baik eselon II, III, IV hingga staf.

Kemudian Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) yang memonitoring terhadap kinerja PNS yang didasarkan atas standar kinerja pegawai (SKP) sebesar 60 persen dan tingkat kehadiran sebesar 40 persen

”Nanti hasil perhitungan persentase dengan instrumen tingkat kehadiran dan SKP seluruh OPD direkap BKPSDM. Kemudian akan dikembalikan kepada OPD terkait. Baru setelah itu, OPD mengajukan ke Bagian Keuangan,” kata lahiri, Kamis (3/1).

Dilanjutkan, pembayaran tukin berbasis kinerja dinilai dapat mengefisiensi anggaran. Pasalnya realisasi pembayaran akan terlihat setelah kinerja dan tingkat kehadiran pegawai di nilai.

“Artinya kalau mencapai 100 persen, pegawai akan menerima tukin full. Begitu sebaliknya. Jika hasil SKP dan tingkat kehadiran tidak baik, akan berpengaruh terhadap besaran tukin. Tentunya ini adalah upaya pemerintah agar para PNS lebih disiplin dan meningkatkan kinerja mereka,” tegasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi