oleh

Dua Caleg Langgar Administrasi Hanya Dapat Teguran

radarlampung.co.id – Bawaslu Bandarlampung memutuskan dua Calon Legislatif (Caleg) yakni, Nelly Farlinza dari PKB dan Erwansyah dari PAN terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

“Menyatakan terlapor secara sah melanggar administrasi pemilu. Memerintahkan KPU Bandarlampung mengirimkan teguran tertulis pada PKB dapil 5 nomor urut 8 Nelly Farlinza,” kata ketua majelis pemeriksa Yahnu Wiguno Sanyoto saat sidang pembacaan putusan di kantor Bawaslu Bandarlampung, Jumat (4/1).

Dalam pertimbangan majelis hakim, Nelly yang berangkat dari posko menuju salah satu rumah kerabat di Panjang bersama keluarganya. Disana, suami memperkanlkan kalau terlapor (Nelly) caleg PKB dapil 5.

“Bahwa benar terlapor menerima STTP kampanye namun bukan untuk kegiatan 7 Desember (malam kejadian pelanggaran), dan tidak memiliki jadwal pada malam hari. Padahal dalam PKPU 33 terdapat 9 metode kampanye yang dijelaskan, KPU Bandarlampung menjelaskan petugas betugas menyampaikan ke kepolisian. Bahwa pertemuan terbatas dan tatap muka harus ber STTP, kalau tidak merupakan pelanggaran administratif,” kata anggota majelis Gistiawan.

Sementara dalam kegiatan malam itu juga, sambungnya, ada pembagian kalender dan sembako berupa Gula 1/2 Kg, teh celup 15 kantong dan margarin amanda 200 gram serta kalender berwajah Nelly. “Karena fakta dinyatakan cukup, maka majelis memutuskan kasus temuan panwascam terbukti. Bahwa caleg lakukan pelanggaran administrasi,” ujarnya.

Putusan yang sama juga berlaku bagi Erwansyah yang juga dinyatakan terbukti lakukan pelanggaran administratif dan memerintahkan KPU Bandarlampung memberikan surat teguran tertulis bagi Erwansyah.

Erwansyah dinyatakan terbukti dengan beberapa fakta yang terungkap dalam persidangan. Mulai terlapor (Erwansyah) yang mengakui hadir dalam arisan di salah satu rumah kerabatnya. Disana, Erwansyah memperkenalkan diri sebagai Caleg dan menjelaskan cara mencoblos dan memilih dirinya yang berada di surat suara Kota Bandarlampung dari PAN Dapil 4 Nomor urut 5.

“Disana juga terdapat air mineral berwajah terlapor dan mug yang berwajah terlapor yang dibagikan peserta. Bahwa harusnya menerima kegiatan tersebut ber STTP kampanye PKPU. Kemudian PAN juga sudah memberikan pembekalan tahapan pemilu, bahwa terkait STTP Kampanye bisa melalui parpol. Dan sampai saat ini dari PAN belum ada yang membuat STTP. Padahal PAN sudah sosialisasi juga baik kampanye soal kampanye terselubung dan pelanggarannya,” tandas Gistiawan. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi