oleh

Realisasikan Program, Disperkim Data Ulang Perumahan

radarlampung.co.id – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandarlampung akan mendata ulang jumlah perumahan untuk mempermudah proses pembangunan jalan sampai ke permukiman warga.

Kadisperkim Kota Bandarlampung Yustam Effendi menjelaskan, pendataan dilakukan sebagai tindak lanjut program Wali Kota Bandarlampung Herman H.N., untuk mengaspal semua jalan hingga ke pemukiman dapat direalisasikan.

“Maka dari itu kita akan data perumahan yang ada di Kota Bandarlampung agar dapat merealisaikan program tersebut. Karena fasilitas umum dan sosial seperti yang ada di perumahan menjadi tanggungjawab Pemkot setelah pihak pengembang menyerahkannya ke kita, dengan catatan diserahkan dalam keadaan baik,” terang Yustam di kantornya, Jumat (4/1).

Ia menambahkan, untuk memudahkan pendataan akan dilakukan pengelompokan perumahan. Data terakhir, terdapat sekitar 30 perumahan besar yang ada di Bandarlampung dan sekitar 190 perumahan sedang atau menengah. Dari jumlah tersebut, baru 30 perumahan yang menyerahkan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) ke pihak Pemkot.

Menurutnya, Fasos dan Fasum diperumahan sendiri beragam, tergantung kebutuhan setiap masing-masing perumahan. Misal jalan lingkungan, tempat ibadah, taman bermain, tempat pembungan sampah dan harus memiliki lahan pemakaman itu merupakan Fasos dan Fasum.

”Yak karena kalau perumahan yang luasnya lebih dari 1 hektar, pengembang sudah wajib menerapkan sistem 60 persen untuk perumahan dan 40 persen untuk Fasos dan Fasum,” terang Yustam.

Namun, sambungnya, untuk perumahan di bawah 1 hektar atau klaster, tidak diwajibkan menggunakan sistem 60-40 persen tersebut. Hanya saja, perumahan model ini harus menyiapkan ukuran jalan minimal 6 meter atau setidaknya mobil dapat berpapasan. “Ya kalau harus menggunakan sistem 60-40, bakal tidak cukuplah, kan perumahan klaster kecil. Jadi untuk klaster hanya memperhatikan luas jalan,” tandasnya. (pip/kyd)

Komentar

Rekomendasi