oleh

Marinir Gadungan Tipu Warga Lamteng

RADARLAMPUNG.CO.ID- Jaka Utama Ritonga alias Reza (35), TNI gadungan yang diamankan Satlantas Polresta Bandarlampung, Jumat (4/1), ternyata memiliki catatan tindakan kriminal di Polsek Terbanggibesar, Lampung Tengah.

Ada tiga catatan penggelapan yang dilakukan warga Kampung Banjarratu, Kecamatan Baradatu, Waykanan, ini.

“Ada tiga laporan korban tersangka. Salah satu korbannya Kuslanto (40), warga Kelurahan Sukabumi Indah, Kecamatan Sukabumi, Bandarlampung. TKP-nya di BJ Fitnes Centre, Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggibesar,” kata Kapolsek Terbanggibesar, Kompol Donny Hendridunand, Senin (7/1).

Kuslanto yang merupakan pengelola BJ Fitness awalnya ditemui salah seorang member-nya, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 07.10 WIB.

“Member-nya mengatakan ada temannya yang mengaku anggota Marinir ingin pinjam motor. Korban pun berbicara lewat HP dengan tersangka,” ujarnya.

Dua hari kemudian, kata Donny, tersangka yang mengaku bernama Reza datang ke BJ Fitnes Centre.

“Tersangka datang ke tempat fitnes dan bertemu korban. Motor Bajaj Pulsar 200 cc BE 3608 YA warna hitam milik korban diberikan kepada tersangka. Kemudian tersangka pergi. Setelah agak lama, tersangka menelepon korban mengatakan motornya mogok. Motor belum bisa dikembalikan,” kata Donny.

Setelah dua hari, motor Kuslanto tak kunjung dikembalikan. “Dihubungi, HP tersangka sudah tak aktif. Hal ini dilaporkan ke polisi,” ungkapnya.

Dua laporan lainnya, kata Donny, juga dalam kasus yang sama penggelapan. “Yakni LP/779-B/XI/2018/RES LT/SEK TEBAS tanggal 10 November 2018.
Korban Adi Mariyanto (24), warga Kampung Karangendah, Kecamatan Terbanggibesar. Kemudian LP/777-B/XI/2018/RES LT/SEK TEBAS tanggal 10 November 2018.
Korban Dewi Haryani (47), warga Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusannunyai,” katanya.

Barang-bukti yang diamankan, kata Donny, motor Yamaha R15 warna hitam. Sepeda motor ini masih dititipkan di Poslantas Tugu Raden Intan, Bandarlampung.

“Motor tersangka, KTA Marinir palsu a.n. tersangka, KTP, dua HP merek Oppo, dan satu HP merek Nokia,” ungkapnya. (sya/wdi)



Komentar

Rekomendasi