Lampung Raya Tokoh Adat Tubaba Gelar Peppung Bahas Ujaran Kebencian

Tokoh Adat Tubaba Gelar Peppung Bahas Ujaran Kebencian

RADARLAMPUNG.CO.ID-Tokoh-tokoh adat Mego Pak Tulangbawang Barat (Tubaba) yang tergabung dalam Federasi Adat Mego Pak menyerahkan permasalahan dugaan ujaran kebencian kepada aparat penegak hukum. Kesepakatan itu muncul dalam peppung (rapat adat) di kediaman Ketua Federasi Tokoh Marga Empat Tubaba Hi. Herman Artha S.Kom, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba kamis (10/1) sore.

Pepung digelar menyikapi dugaan ujaran kebencian bernada SARA yang viral lewat akun facebook atas nama Hury Caak Ciliek Owye beberapa waktu lalu. Si pemilik akun sendiri telah melaporkan ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik.

Ketua Federasi Empat Marga Megow Pak Tubaba Hi.Herman Artha.S.Kom. meminta aparat hukum dapat menuntaskan permasalahan tersebut. Herman juga meminta agar pembuat status bernuansa SARA tersebut meminta maaf kepada tokoh-tokoh adat di Tubaba.

“Agar dalam permasalahan yang kita bahas ini terkait dugaa  penghinaan terhadap Suku Lampung tentunya dapat diselesai secara Hukum Negara dan Hukum Adat Lampung upaya mampu memberikan efek jera kepada yang lainnya,” imbuh tokoh adat Karta, H. Sahmin st Seimbang. (fei/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini