oleh

LPAI Lamtim Dampingi Anak Korban Eksploitasi

radarlampung.co.id – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Lampung Timur akan memberikan pendampingan kepada anak di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi dua mucikari.

Ketua LPAI Lampung Timur Rini Mulyati menjelaskan, pendampingan dilakukan agar mereka tidak mengalami beban psikologis. “Kami akan segera melakukan observasi. Bila perlu, dengan menghadirkan psikolog dari LPAI Lampung,” kata Rini Mulyati, Jumat (11/1).

Diketahui, tiga remaja diduga menjadi korban trafficking dan dijadikan  pekerja seks komersial (SPK) oleh dua mucikari. Mereka adalah PI (36) dan BA (21), warga Desa Ratnadaya, Kecamatan Raman Utara.

Rini juga memberikan apresiasi kepada Polres Lamtim dan Polsek Raman Utara karena berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang mempekerjakan anak di bawah umur.

”Kami berharap, kasus ini diusut tuntas. Tidak menutup kemungkinan ada kasus serupa di kecamatan lain,” tegas dia.

Selain itu, Rini juga berharap agar lelaki hidung belang yang menggunakan jasa prostitusi online diproses hukum. Sebab, korban eksploitasi dalam kasus tersebut masih di bawah umur.

”Apapun yang terjadi pada anak, terlebih tindakan eksploitasi merupakan bentuk pelanggaran hukum,” sebut dia.

Rini juga mengimbau orang tua agar jangan lengah dalam mengawasi, mendidik dan mengasuh anak. “Sejatinya mereka adalah amanah dari Allah yang harus dijaga bersama,” kata dia. (wid/ais)

 

 

Komentar

Rekomendasi