Lampung Raya Siksa Bocah 8 Tahun demi Sebuah HP

Siksa Bocah 8 Tahun demi Sebuah HP

JO (17) dan RP (17) diamanakan personil Polsek Tumijajar. FOTO IST POLSEK TUMIJAJAR FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dua anak baru gede (ABG) asal Lampung Utara, JO (17) dan RP (17), warga Kampung Gunungkramat, Kecamatan Abungsemulih, Lampung Utara terpaksa harus merasakan dinginnya jeruji besi Polsek Tumijajar. Itu setelah mereka melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di jalan Tiyuh Dayamurni.

Kapolsek Tumijajar AKP Dulhapid mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap Jumat (11/1) sekitar pukul 15.00 WIB di jalan Tiyuh Margodadi.

“JO ini pengangguran, kalau RP masih pelajar Sekolah Menengah Umum (SMU). Sedangkan korbannya IA (8) masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD),” kata AKP Dulhapid kepada radarlampung.co.id, Sabtu (12/1).

Baca :   Lima Peraturan Tiyuh Tubaba Dievaluasi dan Difasilitasi, Kenapa ?

AKP Dulhapid bercerita, kedua pelaku yang masih ABG itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda CB150R putih mendatangi korban IA (8), warga Tiyuh Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawangbarat.

Saat itu, lanjut Kapolsek, korban bersama saksi SA (10) dan ZA (8) akan menuju ke rumah teman mereka.

“Tiba-tiba para pelaku langsung menghampiri korban, menendang, lalu mengambil HP korban dan langsung kabur. Tapi, aksi para pelaku diketahui petugas kami yang sedang melaksanakan patroli rutin, sehingga dilakukan pengejaran dan para pelaku berhasil ditangkap,” jelasnya.

Baca :   Penyidik Periksa Kembali Korban Pemalsuan Dokumen Taspen

Dari kedua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor honda CB150R warna putih BE 4986 OR milik pelaku dan HP Vivo Y91 warna hitam berikut kotak HP milik korban.

“Saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolsek Tumijajar dan akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana, tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun,” tandasnya. (nal/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini