oleh

Maaf, Huller Keliling Dilarang Beroperasi di Lamteng

RADARLAMPUNG.CO.ID- Keberadaan usaha huller (mesin pengupas padi) keliling di Lampung Tengah dibatasi. Informasi ini didapat dari surat imbauan yang ditujukan kepada pemilik usaha huller keliling di Kecamatan Bandarmataram.

Camat Bandarmataram Rayendra Firasyad membenarkan terkait imbauan pembatasan operasi huller keliling kepada pengusaha di wilayahnya. “Iya, imbauan ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretariat Daerah Lamteng No.700/1227/D b.VI/18/IX/2018. Operasi usaha huller keliling dibatasi,” katanya,selasa (15/1).

Rayendra menyatakan, sebagai camat dirinya hanya menindaklanjuti keluhan pemilik usaha huller menetap yang punya izin usaha. “Kita tindak lanjuti keluhan pemilik usaha huller menetap yang punya izin usaha. Jika dibiarkan bisa tutup usaha huller menetap yang punya izin. Sebab, huller keliling tidak punya izin usaha,” ujarnya.

Ditanya jumlah pengusaha huller menetap, kata Rayendar, ada sekitar 40-an. “Di Kecamatan Bandarmataram ada sekitar 40-an. Tapi, tidak semua masih beroperasi. Paling hanya 15-an pabrik yang masih beroperasi,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Sekkab Lamteng Adi Erlansyah menyatakan tidak ada izin usaha huller keliling. “Nggak ada aturannya usaha huller keliling seperti itu. Usaha huller itu harus menetap. Dasar untuk menerbitkan izinnya seperti apa? Intinya kalau tidak ada izin, ya dilarang beroperasi,” katanya. (sya/wdi)

Komentar

Rekomendasi