oleh

Siksa Bocah 8 Tahun demi Raket Bulutangkis

RADARLAMPUNG.CO.ID – Demi mengganti raket bulutangkis yang dirusakannya, RP (17) warga Kampung Gunungkramat, Kecamatan Abungsemulih, Lampung Utara bersama rekannya JO (17) nekat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas).

RP mengaku terpaksa melakukan aksi curas di jalan Tiyuh Dayamurni terhadap IA (8) yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD).

“Untuk ganti raket (Bulutangkis) yang saya patahkan, harganya Rp250 ribu. Saya gak punya uang,” katanya dengan nada rendah saat ditemui radarlampung.co.id di halaman Mapolres Tulangbawang, Selasa (15/1).

Baca :   Miliki Konter HP, Masih Curi Motor Tetangga

Laki-laki yang masih duduk di kelas satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Lampung Utara itu mengaku terpaksa melakukan aksi curas. RP juga mengaku baru sekali melakukan aksinya bersama rekannya JO yang merupakan pengangguran.

“Saya cerita (diminta mengganti raket) ke JO. Lalu diajak itu (melakukan aksi curas),” jelasnya.

Diberitakan, aksi RP dan JO terjadi pada Jumat (11/1), sekira pukul 15.00 WIB di jalan Tiyuh Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Dua Anak Baru Gede (ABG) itu tiba-tiba menghampiri korban IA, menendang, lalu mengambil HP korban dan langsung kabur. “Tapi, aksi para pelaku diketahui petugas yang sedang melaksanakan patroli rutin, sehingga dilakukan pengejaran dan para pelaku berhasil ditangkap di jalan Tiyuh Margodadi tak jauh dari TKP,” kata Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry saat rilis hasil ungkap kasus belum lama ini.

Baca :   Empat Pejabat Utama Polres Tuba Berganti

Dua pelaku itu terancam dijerat Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana, tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi