oleh

Bertahap, Guru Honor Masuk BPJS Ketenagakerjaan

radarlampung.co.id – Setelah 2.423 tenaga kontrak di Pemerintah Pesawaran, guru honorer akan diperjuangkan untuk mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Jumlahnya mencapai 5.967 orang. Terdiri dari FTHSNI, PGHM, guru PAUD, TK, dan guru daerah terpencil.

Kepala Dinas Pendidikan Pesawaran Fauzan Suaidi mengatakan, rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut. ”Tentunya kita akan upayakan bisa masuk tahun mendatang,” kata Fauzan Suaidi, Jumat (18/1)

Dilanjutkan, rencana tersebut akan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran. ”Kalau pun dicover BPJS Ketenagakerjaan, mungkin belum bisa semuanya. Tetapi secara bertahap. Ini mempertimbangkan anggaran,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menandatangani MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandarlampung, Rabu (15/1). Ini terkait kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petugas tenaga kontrak di Pemkab Pesawaran.

MoU tersebut berisi tentang penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Meliputi kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kontrak di Pemkab Pesawaran yang mengalami kecelakaan

”Artinya jaminan sosial tersebut dimulai saat berangkat kerja sampai tiba kembali di rumah atau menderita penyakit yang berkaitan dengan pekerjaannya,” kata Dendi Ramadhona.

Ia mengungkapkan, jumlah tenaga kontrak di Pemkab Pesawaran yang dikutsertakan dalam JKK dan JKM mencapai 2.423 orang. Keikutsetaan tenaga kontrak ditetapkan dengan Keputusan Bupati Pesawaran. (ozi/ais)

 

 



Komentar

Rekomendasi