oleh

JPU KPK: Kasus Fee Proyek Lamsel Belum Mengarah ke Tersangka Lain

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengungkapkan dalam persidangan hari ini (21/1) pihaknya ingin membongkar penyaluran uang fee dari Gilang Ramadhan melalui Syahroni ke Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara.

“Ya tadi kita dengarkan lah. Pada tahun 2016 ada uang fee yang diserahkan Gilang ke Syahroni sebesar Rp300 juta, dan di 2017 sebesar Rp958 juta dan terakhir di 2018 sebesar Rp400 juta,” ujar JPU KPK RI Hendra Eka Saputra, Senin (21/1).

Ditambah lagi penetapan persenan uang fee yang ditentukan Agus BN dan Anjar Asmara kepada Gilang sebesar 20 persen. “Pemberian dan penentuan fee itu melalui Syahroni semua. Dalam rangka pemberian itu ada komunikasi-komunikasi dengan Anjar Asmara dan Agus BN,” jelasnya.

Disinggung terkait indikasi mengarah tersangka lain dalam suap fee proyek infrastruktur ini, Hendra sapaan akrabnya enggan membeberkannya lebih jauh. “Persidangan kan belum selesai. Jadi belum bisa kita tentukan ya (tersangka, red) tentunya tim akan melakukan analisa lebih bagaimana langkah kedepannya, seperti apa,” ungkapnya.

Termasuk apakah ada gambaran tersangka lain dan langkah KPK selanjutnya kedepan bagaimana, Hendra pun belum bisa menjelaskan secara detil. “Kalau itu internal kami menganalisanya seperti apa. Untuk saat ini belum ada,” tandasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi