oleh

Kuota Beasiswa Bidikmisi 2019 Meningkat, Unila Tunggu Arahan Pusat

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) secara resmi meningkatkan kuota Bidikmisi 2019 menjadi 130 ribu penerima.

Jumlah itu meningkat 44 persen dibandingkan 2018, dengan pengalokasian untuk perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS) termasuk vokasi dan mahasiswa yang berhak.

Kendati demikian, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait penambahan kuota tersebut.

Menurutnya, penerima Bidikmisi di Unila pada 2018 sebanyak 643 orang. masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp3,9 juta per semesternya yang langsung di transfer dari pusat ke rekening mahasiswa penerimanya.

Baca :   Registrasi Akun LTMPT Tahap Ke 2 Segera Ditutup

“Saya kira benar ada penambahan, tapi berapa alokasinya kami belum tahu. Kami menunggu dari pusat,” imbuhnya kepada radarlampung.co.id, Jumat (25/1).

Dia mengatakan secara detailnya belum bisa dipastikan. Namun, pusat pun akan melihat berapa potensi peserta didik yang kurang mampu dalam perekonomiannya di setiap kampus yang ada.

Diketahui, Bidikmisi juga dialokasikan pada Program Profesi Guru (PPG) selain profesi dokter, dokter gigi, dokter hewan, ners dan apoteker yang telah ada sebelumnya. Selain itu alokasi Bidikmisi khusus mahasiswa difabel juga akan ditambah.  Hanya saja, hingga kini Kemenristekdikti masih mengkaji dan mengevaluasi jumlah pembagian kuota Bidikmisi untuk PTN, PTS, vokasi, PPG dan difabel.

Baca :   Dosen Unila Diminta Gunakan Aplikasi Gratis Unila

Pendaftaran calon mahasiswa Bidikmisi tahun 2019 dilakukan melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN), Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) serta Seleksi Mandiri pada PTN dan Swasta.

Mekanisme pendaftaran Bidikmisi melalui jalur seleksi SNMPTN dan SBMPTN pada tahun 2019 mengalami perubahan. Karena adanya transformasi dalam sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru, tahun ini pemerintah membentuk Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). (apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi