oleh

Pantang Menyerah, Pusat ACC Bedah 300 Rumah, Pemkab Tuba Kembali Usul 91 Rumah

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) setempat April mendatang segera membedah 400 rumah tidak layak huni (RTLH) di 15 Kecamatan se-Tulangbawang.

Kepala Disperkim Tulangbawang Meilan Aziz mengatakan, 400 rumah tersebut akan dibedah melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) pemerintah pusat dan APBD Tulangbawang tahun anggaran 2019.

Sebanyak 300 rumah dibedah dengan dana bersumber dari program BSPS yang di-ACC Pemerintah Pusat. “Sedangkan 100 rumah menggunakan APBD. InsyaAllah April mulai terealisasi,” kata Meilan, Selasa (29/1).

Meilan melanjutkan, sebenarnya Pemkab Tulangbawang mengusulkan 2.000 lebih rumah tidak layak huni ke program BSPS yang mengunakan anggaran APBN, namun pihaknya hanya mendapatkan 300 rumah. “Alhamdulillah..,” ucapnya tetap bersyukur.

Dari data yang dihimpun radarlampung.co.id, bantuan program BSPS yang diterima Pemkab Tulangbawang menurun sebanyak 200 rumah jika dibandingkan tahun 2018 lalu. Tahun lalu, Pemkab Tulangbawang mendapatkan program BSPS sebanyak 500 unit. Sedangkan tahun ini hanya 300 unit rumah.

Namun, pihaknya mengakui saat ini masih mengusulkan kembali agar mendapatkan tambahan program BSPS untuk korban puting beliung di kampung Duta Yoso Mulyo, Kecamatan Rawapitu 2 Januari lalu.

“Kita kembali usulkan ke pusat untuk korban puting beliung di Rawapitu. Sekitar 91 rumah yang terkena dampak kemarin, kita usulkan lagi berdasarkan SK tanggap darurat,” terangnya.

Terkait teknis lapangan dan jadwal realisasi program BSPS tahun ini, nantinya akan dikerjakan masing-masing penerima bantuan sesuai data.

“Sesuai dengan instruksi ibu Bupati, rencananya kami akan mengambil di titik-titik lokasi daerah terpencil dari 15 kecamatan yang ada di Tulangbawang. Sampai saat ini kami sedang mempersiapkan segala kekurangan, termasuk berkas-berkas kelengkapan dari masing-masing orang yang menerima bantuan tersebut,” tandasnya. (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi