oleh

Ratusan Pegawai Rutan dan Lapas Tes Urine

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung Edi Kurniadi memimpin apel deklarasi dan janji kinerja, Rabu (30/1). Apel diikuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotabumi, Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi, Rumah Penyitaan Barang Simpanan Negara Kotabumi, Lapas Waykanan, dan Rutan Waykanan.

Dalam kesempatan itu, Edi mengatakan, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) harus menjalankan perannya dengan baik. Sebelum merefleksikan atas capaian, hari ini (30/1) bagian dari Kemenkumhan melaksanakan janji kinerja dan pakta integritas, bagian dari langkah awal sebagai komitmen mewujudkan good goverment.

Dirinya berharap hal ini tidak seremonial belaka, melainkan sebagai persiapan kerja di tahun ini. Juga sebagai pondasi mencapai target kinerja yang dilaksanakan dengan sebaiknya. Ya, deklarasi kinerja wajib menjadi pendorong komitmen dalam rangka mewujudkan zona integritas yang bersih dari korupsi.

Khususnya sebagai catatan awal tahun untuk CPNS. Karena melalui kegiatan ini diserahkan SK CPNS bagi 17 ribu rekrutmen tahun 2017. Menurutnya, para ASN yang telah lulus seleksi merupakan motor penggerak organisasi, dan berdampak pada pengembangan potensi. BKPSDM pun menyelenggarakan E-Learning agar dapat meningkatkan potensi pegawai. Sehingga integrasi diharapan dapat optimal memunculkan data yang valid.

Setelah menggelar apel deklarasi janji kerja, semua pegawai Rutan, Lapas Kotabumi, Rupbasan Kotabumi, Rutan Menggala, dan Lapas Waykanan, dilakukan test urine secara mendadak.

Edi pun mengawali jalannya tes urine. Dilanjutkan Kepala Rutan Kotabumi Denial Arief, Kepala Lapas Kotabumi Tetra Destorie, Kepala Rutan Menggala Wawan Irawan, Kepala Lapas Waykanan Benny Totot, Plt. Kepala Rupbasan Kotabumi Alexander, serta pegawai dari Rutan dan Lapas Kotabumi, Menggala, dan Waykanan yang berjumlah sekitar 400 orang.

Denial Arief menerangkan, kegiatan ini dilakukan secara spontanitas, tanpa pemberitahuan awal. “Kami sebelumnya diberikan pengarahan oleh kepala divisi pemasyarakatan, kemudian test urine dadakan,” ujarnya.

“Kegiatan ini tentunya sangat bagus, mengingat pekerjaan sebagai pegawai pemasyarakatan harus bersih dari narkoba,” pungkasnya. (ozy/sur)

Komentar

Rekomendasi