oleh

Ini Orangnya yang Menjual Tanah Adat

radarlampung.co.id –Tidak hanya Wendy Melfa. Kasus penjualan tanah adat yang dilaporkan M. Alzier Dianis Thabranie juga memancing reaksi Wakil Ketua II DPRD Pesawaran Mustika Bahrum. Ia pun memberikan penjelasan siapa yang menjual lahan tersebut.

”Yang benar itu, yang menjual tanah ke Pemerintah Daerah Pesawaran adalah pemilik tanah, yakni Dalom Madani. Bukan Wendy,” sebut Mustika Bahrum.

Menurut dia, pada rapat adat, memang Alzier meminta pantia untuk mencarikan tanah untuk dibangun gedung adat. Panitia membeli tanah Dalom Dani di Sukamarga senilai Rp115 juta. Namun dipertengahan jalan, Alzier memerintahkan untuk memindahkan lahan tersebut ke Kotadalom, Waylima dengan alasan agar dekat dengan masyarakat adat.

“Itu (perintah) yang mungkin dia (Alzier) lupa, kalau memerintahkan Wendy. Saksinya banyak, dan sudah diperiksa semua oleh penyidik,” tegasnya

Karena tanah Sukamarga tidak jadi dibangun, maka lahan tersebut dikembalikan lagi kepada pemilik lahan pertama (Dalom Dani, Red). Pemilik membayar kembali tanah tersebut dengan nilai Rp117 juta.

”Ada kelebihan Rp2 juta untuk kepentingan pengukuran tanah. Nah, instruksinya (Alzier, Red) ke Wendy untuk mencarikan lahan yang dekat dengan masyarakat adat,” sebut dia. (ozi/ais)

 

 

Komentar

Rekomendasi