oleh

Pamit Belajar Kelompok, Pulang Sudah tak Bernyawa

radarlampung.co.id – Keluarga Sukron (13) benar-benar tidak menyangka. Siswa kelas VI SDN Waspada, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat itu kembali ke rumah dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu (6/2).

Bocah yang tinggal di Pemangku Tiga, Pekon Waspada itu tewas tenggelam di kolam di tengah perkebunan kopi, sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, ia pamit dengan ibunya hendak belajar kelompok.

Peratin Waspada Heri Subagio mengatakan, Sukron bersama lima rekannya bukan belajar kelompok. Namun bermain dan mandi di kolam besar (cekdam) milik warga di tengah kebun kopi.

Dari keterangan rekannya, saat mandi, Sukron berenang hingga ke tengah kolam yang kedalamannya mencapai empat meter. Tiba-tiba ia tenggelam. Rekan-rekannya berusaha menolong. Namun tubuh bocah itu menghilang.

”Lima kawannya pulang dan melaporkan peristiwa itu. Warga menuju lokasi dan kami menghubungi aparat Polsek Sekincau dan Puskesmas,” ujrnya.

Dua jam pencarian, tubuh Sukron ditemukan. Namun ia sudah tidak bernyawa. “Kami belum mengetahui persis penyebab tenggelamnya. Polisi masih melakukan pemeriksaan. Pencarian agak lamban karena dalamnya air kolam dan dasarnya berlumpur,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Belalau Kompol Suharjono mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan. ”Korban sudah ditemukan,” kata Suharjono mewakili Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi. (ius/ais)

Komentar

Rekomendasi