oleh

Ganti Rugi Flyover Masuk Tahap Verifikasi Berkas

RADARLAMPUNG.CO.ID – Besaran Ganti rugi tanah yang terkena dampak pembangunan Flyover di persimpangan Jl. Kapten Abdul Haq – Jl. Komaruddin dan Jl. Untung Surapati – Jl. RA. Basyid Tahun 2019 ini telah disetujui sebesar Rp2,5 juta per meter.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandarlampung masih menyelesaikan verifikasi berkas sebagai syarat ganti rugi bagi pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan tersebut. Seperti di wilayah Labuhanratu, dari 25 bidang yang terdampak, baru 10 lahan yang selesai diverifikasi DPU.

“Sudah disetujui semua sebesar Rp 2,5 juta per meter. Sekarang lagi proses administrasi semua berkas telah diserahkan ke DPU. Dari 25 bidang di wilayah Labuhan Ratu, 10 bidang telah selesai verifikasi oleh DPU,” kata Camat Labuhanratu Ardiansyah Makki kepada Radarlampung.co.id, Sabtu (9/2).

Menurutnya, semua surat untuk ganti rugi tersebut sudah diserahkan ke DPU. Bagi yang belum lengkap tentunya nanti akan diminta untuk melengkapi kekurangan berkas tersebut.

Sementara untuk pemberian ganti rugi sendiri, sambung Makki, akan dibayarkan secepatnya. “Ganti rugi ini tinggal tergantung warganya, kalau memang cepat 10 ini bisa langsung dibayarkan, sehingga tidak harus menunggu semuanya selesai baru diganti,” tandasnya.

Terpisah, Camat Tanjungsenang Andi menuturkan, untuk wilayahnya yang terdampak sebanyak 27 bidang telah menyerahkan berkas ke DPU. “Tinggal nunggu proses verifikasi di DPU,” imbuhnya.

Bahkan untuk wilayahnya sendiri, lanjutnya, berkas sudah diserahkan sejak dua minggu lalu, namun memang ada yang dikembalikan lantaran ada yang kurang

“Berkaskan semua sudah diserahkan ke DPU. Kalau ada yang  perlu diperbaiki atau tidak, kami belum tahu,” pungkasnya. (pip/kyd)

Komentar

Rekomendasi