Hukum Kriminal Badung, Masuk Pesantren Kok Justru Curi Uang dan TV

Badung, Masuk Pesantren Kok Justru Curi Uang dan TV

Kapolsek TkT Kompol Deni Saputra saat ungkap kasus di Mapolsek setempat. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sat Reskrim Polsekta Tanjungkarang Timur (TkT) mengamankan satu remaja yang melakukan pencurian di kantor CV Prime Resource Indonesia, Jl. Nakieb, Kota Baru, Bandarlampung.

Kapolsek TkT Kompol Deni Saputra mengatakan, pelaku yang masih anak-anak berinisial AN (15), warga Jl. Nakieb, Kota Baru, TkT sengaja memanjat tiang telepon untuk masuk ke dalam kantor yang tidak ada penghuninya, pada 11 Januari silam.

“Pelaku masih anak-anak, dia mengambil barang-barang seperti TV dan uang tunail Rp800 ribu dengan cara memanjat tiang telepon dan masuk melewati jendela. Kita tangkap 6 Februari lalu di rumah neneknya,” katanya, Minggu(10/2).

Baca :   Pencuri Notebook Warnet Dibekuk di Rumah Mertua

Menurutnya, saat tersangka sedang menimba ilmu di salah satu pesantren, nekat mengajak dua temannya yang saat ini masih dalam pengejaran untuk mengambil TV pada kantor tersebut.

“Setelah dia mebgambil uang, tersangka menelpon dua temannya untuk membawa tv LED 50′ dan menjualnya, keduanya saat ini masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV, obeng tidak bergagang, dan satu baju saat beraksi.

“Atas barang bukti itu, kita kenakan tersangka pasal 363  ayat (1) ke 3e 4e dan 5e KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara,” terang Deni.

Baca :   Pencuri Mobil di Bengkulu Tertangkap Di Pringsewu

Saat ditanya petugas, AN yang rumahnya dekat dengan kantor tersebut mengaku sering mengamati gerak-gerik penghuni para karyawan.

“Rumah nenek saya deketan sama kantor itu, saya sering lihat mereka simpan kunci di atas lemari jadi tahu kalau simpen uang lnya di laci,” ucapnya.

Tak hanya itu, di hadapan polisi dirinya mengaku telah memerintahkan teman-temannya untuk menjual barang curiannya. “Mereka bawa ke Panjang buat dijual, uangnya dipakai untuk beli baju dan jajan sehari-hari,” tandasnya. (mel/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini