Berita Utama Gara-Gara Berkelahi, Harimau Sumatra Tewas di Kebun Binatang London

Gara-Gara Berkelahi, Harimau Sumatra Tewas di Kebun Binatang London

Harimau Sumatra. Foto dok jawapos.com

radarlampung.co.id – Seekor harimau Sumatra asal Indonesia yang direncanakan akan dikawinkan dengan harimau lain, mati akibat berkelahi di Kebun Binatang London – Inggris.

Harimau jantan Asim dibawa ke kebun binatang di ibu kota Inggris itu dari taman safari Denmark 10 hari lalu dengan harapan, akan menjadi pasangan bagi harimau betina asal Sumatra yang dinamakan Melati.

“Setelah ditempatkan di kandang terpisah untuk penyesuaian, dua harimau itu dipertemukan. Namun kedua hewan yang dilindungi itu langsung berkelahi dan Melati mati,” kata pihak kebun binatang London.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kebun binatang menyebutkan, Asim segera dipindahkan lagi ke kandang terpisah. Namun Melati yang berusia 10 tahun tak bisa diselamatkan walaupun telah diobati oleh sejumlah dokter hewan.

Baca :   Tarik Tambang Sambil Ngempeng, Ini Jadinya...

“Fokus kami saat ini adalah menajga Asim dan para staf sangat bersedih atas kejadian ini,” ujarnya, dilansir Guardian.

Asim, yang berusia tujuh tahun dibawa ke Kebun Binatang London sebagai bagian dari program konservasi Eropa. Kedatangan Asim digambarkan sebagai ‘harimau kuat’, yang dikenal sangat hangat dengan betina

“Awalnya kami berharap dia akan menjagai pasangan tepat bagi Melati cantik kami,” katanya.

Harimau jantan sebelumnya, Jae-Jae yang menghasilkan tujuh bayi dengan Melati, dipindahkan ke kebun binatang Prancis Le Park de Felins pada 30 Januari lalu.

Baca :   Tarik Tambang Sambil Ngempeng, Ini Jadinya...

Pada 2013, Melati melahirkan dua anak, namun satu jatuh ke kolam dan mati. Melati kemudian beranak tiga ekor harimau lagi pada Februari 2014 dan dua lagi pada Juni 2016.

Harimau Sumatra kini diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah dan masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN Red List).

Menurut Kebun Binatang London, harimau Sumatra menghadapi ancaman perburuan dan rusaknya habitat.

Dalam penangkaran, satwa ini bisa hidup sampai 20 tahun. Pada 1970-an, diperkirakan terdapat sekitar 1000 harimau di alam namun dewasa ini hanya sekitar 300 ekor. (fin/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini