Hukum Kriminal Tampilan Pemulung, Ada Kesempatan Seketika Berubah Jadi Pencuri

Tampilan Pemulung, Ada Kesempatan Seketika Berubah Jadi Pencuri

Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutolib saat memperlihatkan barang bukti pencurian tersangka Reza. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pencuri spesialis subuh diamankan polisi. Dia adalah Reza (23), warga Jl. Tomat, Kelurahan Jagabaya, Kecamatan Wayhalim, Bandarlampung.

Reza diamankan polisi karena kerap mencuri dengan berpura-pura menjadi seorang pemulung dengan menyasar perumahan elite. Ulahnya yang nekat menggasak satu unit hanphone dan satu unit televisi flat 24 inch, menyebabkannya terpaksa menginap di balik jeruji besi Mapolsek Kedaton, setelah diamankan Jumat (8/2).

Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutholib mengatakan, penangkapan tersangka Reza berdasarkan LP/197/II/2019/LPG/RESTA BALAM/SEKTOR KDT, tanggal 7 Februari 2019 dari korban Tomi Irawan (36), warga Jl. Teuku Umar, Kedaton, Bandarlampung.

Baca :   Beli Motor Curian, Ancaman 4 Tahun Bui Menanti Pria Ini

“Ya benar, kami amankan dia (tersangka Reza) karena telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” ungkap Kompol Abdul, Minggu (10/2).

Menurutnya, di setiap aksinya tersangka kerap berpura-pura mencari barang bekas dan masuk ke dalam perumahan warga saat dini hari hingga subuh.

“Jadi benar kalau dia ini tukang rongsok, nah pekerjaan dia ini dimanfaatkan untuk beraksi saat subuh, saat yang punya rumah berangkat ke masjid kemudian tersangka langsung menggasak barang-barang korban,” ungkap Abdul.

Kepada petugas, Reza mengaku sudah melakukan  aksinya sebanyak enam kali. “Dua kali di daerah Koga dan empat kali di Villa Citra,” ucap Reza.

Baca :   Satu Pencuri Sawit Ditangkap, Dua Buron

Reza pun mengaku hanya berniat mencari barang rosok, tapi kalau ada kesempatan ia mengambil barang berharga yang bernilai jual tinggi. “Jadi saya lihat, kalau rumahnya kebuka saya masuk, terus saya ambil yang bagus,” terangnya.

Reza mengaku bahwa barang-barang hasil rampasannya tersebut dijualnya ke rekannya yang tak jauh dari tempat tinggalnya. “Hasil curian langsung saya jual ke Taufik, hasilnya buat tambahan hidup,” pungkasnya. (mel/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini