oleh

Dua Pelajar SMA Diringkus Polisi Usai Bobol SMP

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dua pelajar SMA di Lampung Utara (Lampura), SP (18) dan RAT (15), diamankan Unit Reskrim Polsek Sungkai Utara, Selasa (12/2).

Keduanya diamankan atas dugaan keterlibatan dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kecamatan Sungkai Tengah, Lampura.

Hal itu diketahui Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sungkai Tengah Darma, (47), yang tertuang dalam pengaduan bernomor LP/ 73 / II / 2019/ Polda LPG/ Res LU/ Sek Sk Utara, 8 Februari 2019, peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (7/2) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari saksi yang mengetahui adanya aksi curat dimaksud, kedua pelaku beraksi bersama tiga rekan lainnya, saat ini masih dalam pengejaran, mendatangi SMPN 1 Sungkai Tengah menggunakan sepeda motor jenis Suzuki FU dan Honda Supra Fit.

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), dua rekan pelaku yang bertindak sebagai eksekutor masuk ke ruang kantor sekolah. Sementara, RAT bersama seorang rekan lainnya menunggu di atas motor dan pelaku SP menunggu di gerbang sekolah sambil membaca situasi sekitar TKP.

Komplotan ini berhasil menggasak barang-barang milik SMPN 1 Sungkai Tengah, berupa satu unit dispenser, satu galon air minum mineral, satu unit magicom, satu unit kompor gas merk Rinai, satu unit tabung gas ukuran 3 kg, satu unit pengeras suara merk JDI, satu unit kipas angin, dua unit CPU merk SPC dan Procom, tiga unit monitor komputer merk LG dan Procom, serta dua unit keyboard komputer.

Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, melalui Kapolsek Sungkai Utara AKP Muslih membenarkan adanya peristiwa curat di SMP setempat.

“Telah terjadi aksi tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan TKP SMPN 1 Sungkai Tengah. Kepala sekolah telah memberikan pengaduan,” jelas AKP Muslikh, melalui sambungan telpon genggamnya, Rabu (13/2).

Dikatakannya, usai mendapati laporan korban, anggota Polsek Sungkai Selatan langsung merespon dengan mengambil tindakan kepolisian. “Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, diketahui pelakunya berjumlah lima orang. Dua diantaranya telah diamankan dan tiga lainnya masih dalam pengejaran,” jelas Muslikh.

Lebih lanjut Muslikh membeberkan, RAT diamankan di sekolahnya usai kegiatan belajar mengajar. Sementara, SP diamankan di kediamannya saat menonton televisi.

“Pada saat hendak mengamankan tiga pelaku lainnya, masing-masing sudah tidak ada di rumah. Untuk barang bukti hasil pencurian belum dapat diamankan, karena disimpan salah satu dari komplotan pelaku,” urai Muslih.

Selain RAT dan SP, turut diamankan barang bukti berupa satu unit kipas angin tempel, satu unit galon air minum merk aqua, serta satu unit sepeda motor jenis Honda Supra Fit warna hitam. (ozy/sur)

Komentar

Rekomendasi