oleh

KIP Tercecer di Rongsokan, Kadisdik Waykanan Akui Pernah Terima KIP Tahun 2015

radarlampung.co.id-Tercecernya Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke tempat rongsokan di Kabupaten Waykanan sampai ke meja hearing DPRD setempat, rabu (13/2).

Komisi IV DPRD mendengarkan keterangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat dalam hearing tersebut.

Dalam klarifikasinya, Kadisdikbud Waykanan Usman Karim menyatakan KIP yang tercecer berasal dari eks kantor UPT Diknas Negeriagung. “Kartu itu sebenarnya KIP yang diterima tahun 2015,” katanya.

Oleh pihak UPT Diknas Negeriagung, KIP kemudian dibagikan ke kepala sekolah. Namun KIP tersebut dikembalikan lagi ke UPT Diknas Negeriagung lantaran tidak ditemukan nama sesuai dengan kartu.

“Tahun 2017 UPT Diknas bubar. Dan KIP jadi salah satu barang bekas yang dikeluarkan dari kantor,” katanya.

.dan KIP itu salah satu barang barang bekas yang dikeluarkan dari eks Kantor UPT Disdik Waykanan

Ditambahkan pengawas sekolah SD di Negeriagung Dasar Spd dan Amirudin Spd mantan pegawai UPT Disdik Negeriagung menyatakan pihaknya tidak tahu siapa yang mengirim kartu tersebut. “Tapi diminta agar kartu dibagikan ke kepala sekolah,” katanya.

Diketahui, sejumlah KIP ditemukan di lokasi area rongsokan kecamatan Negeriagung Waykanan. Adalah warga bernama Andre yang menemukan tumpukan KIP tersebut. (sah/wdi)

Komentar

Rekomendasi