oleh

Warga 70 Desa di Mesuji Masih BAB Sembarang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Mesuji gencar sosialisasi “Stop Buang Air Besar Sembarangan” Open Defecation Free (ODF). Plt. Kepala Dinkes Mesuji Ardi Umum mengatakan, hal itu bentuk komitmen terhadap gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

ODF adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.

“Kami melakukan sosialisasi ini sebagai upaya membebaskan desa, kecamatan, dan kabupaten dari BAB sembarang. Juga meningkatkan akses sanitasi untuk perubahan perilaku di masyarakat,” kata dia.

Ardi menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi stop BABS di desa-desa yang ada di Mesuji. Menurutnya, kendala yang dihadapi dalam mewujudkan ODF yaitu merubah pola kebiasaan masyarakat. Terutama warga desa pelosok.

“Untuk itu kita terus berikan bantuan, sosialisasi, pengertian, juga pengarahan kepada masyarakat mengenai hal itu. Baik itu melalui kepala desa ataupun kita lakukan langsung,” terangnya.

Sejauh ini, masih ada desa yang belum mengindahkan program ODF lantaran kesadaran masyarakat masih kurang. “Masih ada 70 desa yang belum ODF, artinya kesadaran masyarakat masih kurang, terutama di kawasan kecamatan yang banyak kawasan airnya. Seperti Kecamatan Mesuji, Mesuji Timur, serta Rawa Jitu Utara,” bebernya.

Ia pun meminta semua stakeholder bersama-sama bersinergi memberikan pengarahan terus menerus dan merubah pola pikir kebiasaan masyarakat untuk tidak BAB sembarangan. (muk/sur)

Komentar

Rekomendasi