oleh

KPU Lampung Berencana Dirikan TPS di Unila

radarlampung.co.id – Untuk mengakomodir suara pemilih pemula, KPU Lampung berencana mendirikan TPS Tempat Pemungutan Suara di kampus. Salah satu lokasi yang menjadi sasarannya adalah  Universitas Lampung (Unila).

Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih mengatakan, soal pendirian TPS di kampus atau dipesantren memang diperbolehkan dengan dasar data DPTb (daftar pemilih tetap pindahan).

“Diperbolehkan juga mendirikan TPS berbasis DPTb di kampus-kampus. Asal Perguruan Tinggi memperbolehkan. Kalau tidak diperbolehkan, bisa mendirikannya di desa atau kelurahan, dimana pemilih pindah ke desa atau kelurahan yang banyak DPTb-nya,” kata Handi melalui pesan whatsappnya, Kamis (14/2).

Hal itu juga, sambungnya, termasuk pendirian TPS di Pondok-pondok pesantren, di perusahaan-perusahaan yang banyak pemilih pindahan karena pekerjanya banyak kost di seputar perusahaan.

Untuk merespon pendirian TPS itulah, KPU Lampung langsung menyambangi Rektorat Unila untuk menindaklanjuti hal tersebut. Sebab, Handi menilai mahasiswa Unila yang berasal dari luar Bandarlampung cukup banyak. Di tambah pada pemilihan 17 April tidak lagi dimasa libur semester mahasiwa. “Unila setuju KPU mendirikan TPS di Kampus,” sebut Handi.

Handi juga mengaku telah menjelaskan kepada Pembantu Rektor 3 Prof Karomano, bahwa pindah memilih itu diperbolehkan bagi mahasiswa. Meskipun hak atas suara yang pindah memilih tentu akan berkurang.

“Silaturahmi ke Pembantu rektor 3 Unila Prof. Karomano. Prinsipnya Unila mengijinkan KPU mendirikan TPS berbasis DPTb di kampus Unila. Untuk kepentingan bangsa dan negara, sukses pemilu dan kemudahan mahasiswa dalam menyalurkan hak pilihnya,” tandasnya.

Untuk selanjutnya KPU Bandarlampung diminta bisa segera membuka layanan pindah memilih di Unila. Nantinya mahasiswa akan didata KPU Kota Bandarlampung atau PPS (Panitia Pemungutan suara) terdekat.

“Iya alhamdulilah disambut baik, apalagi menurut info Prof Karomani, ada 50% atau 10 ribuan mahasiswa Unila yang dari luar Bandarlampung. Itu sekitar 30 TPS di kampus,” pungkasnya. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi