oleh

Wabup Bertemu Pengurus PD Muhammadiyah Pringsewu, Ini yang Dibahas

radarlampung.co.id – Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Fauzi dan Pengurus Daerah Muhammadiyah Pringsewu, Kamis (14/2). Mulai dari pendirian klinik, hingga usulan pembuatan hiasan bertuliskan Asmaul Husna pada sepanjang jalan di kabupaten itu. Termasuk keberadaan karaoke tidak berizin.

Ketua PD Muhammadiyah Pringsewu Ator Riyadi menyatakan, pihaknya sedang merintis pendirian Klinik Kesehatan Muhammadiyah di Jalan K.H. Gholib Raya. Kemudian meminta support dari pemerintah kabupaten terkait pendirian Universitas Muhammadiyah Pringsewu.

”Kemudian usulan agar dapat dibuat gerbang bersama antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan STMIK Pringsewu beserta petunjuk arahnya. Selanjutnya, agar jalanan Pringsewu maupun tempat umum lainnya dapat dibuat hiasan berupa tulisan Asmaul Husna sebagai salah satu identitas Pringsewu yang agamis,” ungkap Ator Riyadi.

Ator yang didampingi sejumlah pengurus juga berterima kasih atas bantuan Pemkab Pringsewu yang memberikan Rp500 juta untuk pembangunan Masjid Taqwa Pringsewu.

Dalam kesempatan tersebut, PD Muhammadiyah Pringsewu juga menyoroti tempat karaoke yang disinyalir tidak berizin, namun tetap beroperasi di Jalan Jenderal Sudirman Pringsewu.

Sementara Wakil Bupati Fauzi didampingi Kabag Kesra Setkab Pringsewu Sunargianto mengatakan, selain mempererat silaturahmi, dialog seperti ini merupakan bentuk komunikasi  antara pemkab dengan elemen masyarakat.

Pemkab Pringsewu menerima baik masukan dan saran  yang disampaikan oleh PD Muhammadiyah. “Masalah operasional karaoke, pemkab akan komunikasikan dengan pihak terkait seperti polres dan lainnya,” kata Fauzi.

Sehari sebelumnya, Fauzi juga berdialog serta bertukar pikiran dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pringsewu. (sag/ais)

 

Komentar

Rekomendasi