oleh

Bawa Golok di Jalanan, Pak Tani Terancam 10 Tahun Penjara

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polsek Denteteladas menangkap Yus Berusi alias Yusnadi (38) warga Kampung Gedungmeneng Induk, Kecamatan Gedungmeneng. Pria yang berprofesi sebagai petani ini ditangkap karena menguasai dan membawa senjata tajam tanpa hak yang bukan profesi dan tidak pada tempatnya.

Kapolsek Denteteladas AKP Suharto mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap Kamis (14/2) sekira pukul 11.00 WIB di Main Road KM 32 PT Sweet Indo Lampung.

AKP Suharto menerangkan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan saat personil Polsek Denteteladas sedang melaksanakan patroli hunting pencegahan Curas, Curat, dan Curanmor.

“Ketika petugas kami sedang melaksanakan patroli, melihat pelaku dengan gelagat mencurigakan, lalu dilakukan penyetopan terhadap kendaraan sepeda motor yang dikendarai pelaku,” kata Kapolsek kepada radarlampung.co.id, Jumat (15/2).

Benar saja, saat dilakukan penggeledahan pada badan pelaku, ditemukan sajam jenis golok yang diselipkan pada pinggang sebelah kiri pelaku. “Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek Denteteladas,” ungkapnya.

Dalam perkara ini, polisi menyita barang bukti berupa sajam jenis golok comas dengan sarung terbuat dari kayu warna hitam.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Denteteladas dan akan dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan membawa sajam tanpa hak yang bukan profesi dan tidak pada tempatnya. Dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun,” tandas Suharto. (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi