oleh

Server Sering Down, Pendaftaran SNMPTN Diperpanjang Hingga 19 Februari 2019

Radarlampung.co.id – Banyak siswa yang mengeluhkan pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) lantaran server down, sehingga mengalami kesulitas melakukan pendaftaran finalisasi. 

Atas keluhan itu, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) kembali melakukan perpanjangan waktu. Sebelumnya diperpanjang hingga 16 Februari, kini menjadi 19 Februari 2019. Padahal jadwal awal, pendaftaran ditutup 14 Februari. 

Dalam pengumunan terbarunya, tertanggal 15 Februari 2019 tertanda Ketua LTMPT Ravik Karsidi menyebut, 

“PERPANJANGAN II MASA PENDAFTARAN DAN FINALISASI SNMPTN 2019. Memperhatikan akses untuk Pendaftaran dan Finalisasi SNMPTN 2019 yang masih belum optimal, siswa dimohon tenang dan akan dilakukan pelayanan pendaftaran sampai dengan SELASA tanggal 19 Februari 2019 pukul 22.00 WIB. Jika ada siswa yang masih belum dapat melakukan pendaftaran dan finalisasi, maka akan dicarikan solusi yang pada prinsipnya tidak merugikan siswa”.

Diketahui, Wakil Kepala Kurikulum SMAN 2 Bandarlampung M. Kholid, M.Pd. mengatakan, server pendaftaran SNMPTN snmptn.ac.id sering mengalami down. 

Menurutnya, akibat seringnya server down, siswa sampai harus begadang. Hingga kini, siswa SMAN 2 Bandarlampung yang belum melakukan finalisasi sebanyak 28 orang. 

“Siswa kami yang telah masuk dalam undangan SNMPTN sebanyak 211 orang, sedangkan yang sudah mendaftar 203 siswa dan yang telah berhasil finalisasi 183,” ungkapnya kepada radarlampung.co.id, Jumat (15/2).

Pihaknya terus melakukan upaya, agar para siswa bisa menyelesaikan pendaftaran. “Kalau nanti sampai batas waktu masih ada siswa yang belum menyelesaikan finalisasi karena kondisinya saat ini memang server sering down, kita akan hubungi help desk LTMPT, ini kan lembaga layanan masyarakat,” tandasnya. 

Dilain sisi, Kepala SMAN 9 Bandarlampung, Suharto mengatakan, pihaknya hingga saat ini melakukan pendampingan bagi siswa yang kesulitan mengakses situs dalam pendaftaran dan finalisasi. 

“Kami juga melakukan pendampingan dan arahan agar siswa tidak salah pilih program studi dan bagi siswa yang mengalami kesulitan kami bantu dengan menyedikan internet di sekolah, mudah-mudahan semuanya selesai finalisasi,” imbuhnya. (apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi