oleh

Komunitas Ketimbang Ngemis Lampung Gelar GS untuk Bantu Lansia

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tak hanya mengandalkan donasi para donatur, sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas sosial Ketimbang Ngemis Lampung (KNL) memilih melakukan garage sale (GS) pakaian untuk membantu para lanjut usia (lansia) yang membutuhkan dengan berbagai latar belakang.

“Garage sale ini sudah jadi program kerja mingguan kita. Setiap Minggu pukul 06.00-10.00 WIB. Hasil uang donasinya akan digunakan seluruhnya untuk kegiatan sosial. Kita sadar kalau nggak bisa terus-terusan mengandalkan uang dari donatur yang tidak pasti. Jadi ya ini cara yang baik mendapatkan dana,” kata Rizky Ananda S, anggota KNL kepada Radarlampung.co.id di sela-sela kegiatan GS di area Car Free Day, Tugu Adipura, Minggu (17/2).

Untuk diketahui, KNL adalah komunitas sosial yang memiliki tujuan membantu sosok-sosok renta yang perjuangan hidupnya menginspirasi dan layak diapresiasi. Sosok-sosok yang lebih memilih bekerja keras seperti berdagang, menjadi pemulung, dan lain sebagainya, dibandingkan mengemis.

Untuk pakaian yang dijual saat GS, tim KNL biasanya mendapatkannya dari sumbangan masyarakat Lampung. Di GS, pakaian layak pakai ini dijual dengan harga kisaran Rp5-10 ribu. “Sebelum dijual pakaiannya disortir dahulu. Mana yang layak dijual dan tidak,” ungkap Rizky.

Antusias yang tinggi dari masyarakat terlihat saat tim radarlampung.co.id menyambangi lokasi tim KNL menjajakan pakaian pada Minggu (17/2) di depan pelataran butik Cordy, Tugu Adipura. Banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang datang membeli barang dagangan KNL.

“Karena selain butuh, mereka juga ada niat untuk berdonasi. Alhamdulillah masih banyak orang-orang berhati mulia,” kata Rizky.

Menurutnya, tim KNL terus mencari sosok mulia (sokmul), khususnya lansia atau seseorang berkebutuhan khusus yang menginspirasi dan layak dibantu. “Kalau sekiranya memiliki rekomendasi siapa sokmul yang sesuai kriteria atau ingin berdonasi bisa menghubungi tim KNL via sosial media instagram @ketimbang.ngemislampung atau datang saat kami GS. Nanti akan kita tindaklanjuti dan survei,” tandasnya. (snd/sur) 

Komentar

Rekomendasi