oleh

Spesialis Pencurian Aki Provider, Satu Pelaku Masih Buron

Radarlampung.co.id – Tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung  mengamankan tiga pelaku spesialis pencurian Aki Provider telekomunikasi atau penguat signal dari towernya. Sementara, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Ketiganya yakni, M. Rizal (29) warga Rajabasa, Deden (27) dan Sopian (22) yang merupakan warga warga Kupang Kota, Telukbetung Utara (TbU) Bandarlampung.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Wirdo Nefisco mengatakan, para pelaku ditangkap pada 7 Februari 2019 di kediamannya masing-masing.

“Para tersangka ini sengaja hunting (tower), pilih lokasi dimana aki yang tepat untuk diambil. Supaya warga tidak curiga, mereka sengaja beraksi waktu siang hari agar disangka sebagai petugas,” kata Wirdp saat ungkap kasus, di Mapolresta, Senin (18/2).

Menurutnya, Aki yang beratnya 40-60 Kg tersebut sengaja mereka curi untuk dijual kembali kapada pengepul barang bekas dengan harga Rp10 ribu per Kg.

Tak hanya itu, Wirdo menambahkan para pelaku yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu mendapatkan ide mencuri dari Rizal yang merupakan mantan karyawan di perusahaan pemilik tower tersebut.

“Mereka ini sebenarnya beraksi dengan total tersangka 4 orang, tapi AK masih dalam pengejaran. Sumber ide dari tersangka Rizal yang mengetahui bisa membuka aki tersebut dengan kunci pass karena mantan karyawan disana,” tandasnya.

Sementara itu, tersangka Rizal mengaku sudah melakoni aksinya sejak 2014. “Setiap tower pemancar itu jumlah aki-nya ada 8 unit. Jadi agar tidak ketahuan, kita ambil empat karena kalau diambil semua signalnya hilang semua, nanti ketahuan ada yang salah,” ujarnya. (Mel/kyd)

Komentar

Rekomendasi