oleh

Kabar Baik, RSUDDSR Kini Miliki 10 Unit Alat Cuci Darah

radarlampung.co.id. – Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya (RSUD DSR) Lampung Tengah kini dilengkapi 10 unit alat cuci darah. Kebutuhan alat tersebut dinilai mendesak karena tingginya penyakit tidak menular.

Direktur RSUD DSR dr. Otniel Sriwidiatmoko menyatakan kebutuhan alat hemodialisa mendesak. “Contohnya hipertensi dan kencing manis yang menyebabkan gagal ginjal. Jadi kalau gagal ginjal harus cuci darah. Tidak ada cara lain,” katanya, rabu (20/2).

Otniel melanjutkan, daftar tunggu cuci darah juga sudah banyak. “Daftar tunggu cuci darah juga sudah banyak. Ada sekitar 40-50 daftar tunggu. Pasien yang biasa kita rujuk untuk cuci darah akan ditangani,” ujarnya.

Dari sepuluh unit, kata Otniel, baru empat unit yang dioperasikan. “Empat unit yang baru dioperasikan. Enam lainnya menyusul dioperasikan. Ada dokter penanggung jawab, petugas yang menjakankan, dan perawatnya. Pelayanan cuci darah juga sudah terkoneksi dengan BPJS Kesehatan,” katanya.

Otniel berharap adanya pelayanan hemodialisa pasien yang gagal ginjal bisa melakukan perawatan di RSUD DSR. “Jadi kalau ada pasien gagal ginjal bisa cuci darah di RSUD DSR. Nggak perlu ke luar daerah atau rumah sakit lainnya,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyatakan semua pasien bisa mendapatkan pelayanan di ruang hemodialisa. “Semua pasien gagal ginjal bisa berobat di sini. Bisa menggunakan BPJS Kesehatan. Kita sudah kerja sama. Semua harus terlayani dengan baik, nggak dibeda-bedakan,” katanya saat meninjau ruang hemodialisa.

Pasien luar daerah, kata Loekman, juga bisa berobat di RSUD DSR. “Dari mana pun bisa berobat di sini. RSUD DSR bisa jadi tempat rujukan rumah sakit lainnya. Mudah-mudahan adanya fasilitas hemodialisa ini, keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan ginjal bisa teratasi,” ungkapnya. (sya/wdi)

Komentar

Rekomendasi