oleh

Pemkab Tanggamus Rencanakan Pembangunan TPA di Pugung

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan membangun tempat pembuangan akhir (TPA) sampah baru. Lokasinya di Pekon Pungkut, Kecamatan Pugung.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) A. Rahman mengatakan, rencana pembangunan TPA  telah dikonsultasikan ke pusat.

Hasilnya pusat memperbolehkan satu kabupaten memiliki dua TPA. Ini mempertimbangkan luas wilayah yang memengaruhi pelayanan pengangkutan sampah.

Sebelumnya, Tanggamus memiliki TPA yang berlokasi di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kotaagung Barat. ”Akses TPA di Pekon Kalimiring terlalu jauh. Khususnya untuk wilayah timur, mulai dari Pugung, Talangpadang dan Gunungalip,” kata A. Rahman mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Gilas Kurniawan, Kamis (21/2).

Dilanjutkan, jarak yang yang harus ditempuh truk pengangkut sampah mencapai 10 kilometer lebih. Karena itu, pembangunan TPA baru ini dilakukan wi wilayah Timur.

TPA di Pekon Pungkut dibangun dengan model sanitary renville, yang merupakan standar tempat pembuangan sampah akhir. Saat ini, tahapan yang sedang dilakukan adalah pembebasan lahan seluas 4,5 hektare.

”Terkait rencana tersebut, pusat sudah turun dan mengecek lokasi. Hasilnya pusat menyatakan memenuhi syarat karena lokasi aliran air ada di bawah TPA. Kemudian jauh dari pemukiman,” ujarnya.

Terpisah, Camat Pugung Hardasyah menyatakan menunggu rencana pembangunan benar-benar matang. Setelah itu, pihaknya akan menyosialisasikan hal tersebut.

”Untuk sosialisasi memang belum. Kami masih tunggu keputusan akhir dari beberapa instansi terkait. Mungkin dalam waktu dekat ini segera dilakukan. Kami juga masih fokus pada musrenbang,” kata Hardasyah.

Dilanjutkan, selain Pekon Pungkut, lokasi alternatif ada di Pekon Sukamaju. Untuk Pekon Pungkut, sebenarnya pemilik sudah bersedia melepas lahan untuk TPA sampah. Kendala yang dihadapi adalah jalan yang masih berupa jalan setapak sepanjang dua kilometer.

”Kalau (pembangunan) TPA mau di sana (pekon Pungkut, Red), pembangunan jalan ke lokasi juga harus dipertimbangkan,” ujarnya. (iqb/ehl/ais)

 

 

Komentar

Rekomendasi