oleh

Wabah Penyakit, Budidaya Udang Turun

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penasehat Forum Komunikasi Praktisi Akuakultur (FKPA) Lampung Hanung Hernadi mengatakan, sebagai salah satu sentra budidaya udang, Lampung memiliki banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal di bidang budidaya komuditas andalan ekspor nasional tersebut.

Meski demikian, dia menyadari wabah penyakit bakterial melanda tambak-tambak di Lampung seperti, infectious myo necrosis virus (IMNV), white feses disease (WFD), atau pun white spot syndrome virus (WSSV).

“Ini merupakan sinyal bahwa dibutuhkan kebersamaan, kekompakan, dan kesamaan sikap untuk mencegah berulangnya serangan penyakit tersebut. Jika tidak bisa antisipasi  bisa Kematian 50 persen,” katanya dalam diskusi Budidaya Udang di Hotel Emersia Lampung, Jumat (22/2).

Dalam diskusi budidaya ini diikuti para praktisi udang berasal dari teknisi tambak Udang, pakan, obat, sarana tambak serta pelaku bisnis Udang.

Sementara itu, Ketua FKPA Lampung Taufik Hidayat   berharap dengan kegiatan ini mendapatkan kesimpulan untuk  penanganan penyakit yang cocok untuk budidaya udang.

“Kami FKPA Lampung selalu berupaya studi banding untuk mencari solusi bersama dengan peningkatan produksi Udang di Lampung,” tandasnya. (gie/kyd)

Komentar

Rekomendasi