oleh

2018, Disdikbud Lampung Minim Prestasi Internasional

RADARLAMPUNG.CO.ID – Selama Tahun 2018, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung hanya mendapat kesempatan mewakili Indonesia dalam ajang olimpiade internasional. 

Kasubag Perencanaan Disdikbud Lampung Endi Fauzi diwakilkan Staf Perencanaan Sardi mengungkapkan, sepanjang 2018, siswa Lampung yang mengikuti ajang olimpiade tingkat internasional hanya dua orang dari SD Pelita Bangsa. 

“Mereka, Adelin dan Albet mewakili Indonesia dalam olimpiade sains tingkat Internasional di Bejing,” ujar Sardi kepada radarlampung.co.id, Senin (25/2).

Dia mengaku, pihaknya juga tidak terlalu memahami soal mekanisme penilaian. Karena penilaian peserta yang ditunjuk mengikuti olimpiade baik nasional maupun internasional biasanya menggunakan passing grade. 

“Jadi yang menilai itu pusat, sebelum siswa akan mengikuti olimpiade sain nasional (OSN) biasanya, peserta mengikuti tes. Nah dari tes itulah pusat menentukan, bila passing gradenya tidak sampai saya kita tidak ditunjuk,” ujarnya. 

Sedangkan, perwakilan untuk di tingkat Internasional juga, panitia pusat melakukan passing grade. “Sehingga kami mendapatkan surat pemberitahuan, setelah itu kami meneruskan ke dinas pendidikan di kabupaten, seterusnya diteruskan ke pusat,” jelasnya.

Bila dilihat dari prestasi nasional, menurutnya Lampung salah satu provinsi yang berpretasi karena passing grade siswa biasanya banyak yang di atas rata-rata. (apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi