oleh

Desa Wayharu Pesbar, Wilayah Ekstrim Pemilu 2019

radarlampung.co.id – Jelang pencoblosan Pemilu 2019 yang menyisahkan hitungan hari, KPU Lampung melakukan supervisi keseluruh kabupaten/kota untuk memonitoring langsung proses distribusi logistik Pemilu 2019. Salah satunya di Desa Wayharu, Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar).

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih usai Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono menyelesaikan supervisi ke Desa Wayharu, Rabu (27/2). Desa Wayharu memang sengaja dipilih untuk supervisi, sebab menjadi lokasi yang cukup ekstrim dan perlu perhatian.

“Kecamatan Bengkunat salah satu kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat yang di wilayahnya terdapat wilayah yang ekstrim yaitu desa Wayharu. Dalam pemilu, wilayah yang esktrim harus menjadi perhatian,” kata Handi, Kamis (28/2).

Alasannya, dalam pemilu ada aktivitas pengiriman logistik surat suara, formulir, dan alat pemungutan suara yang harus terkirim sesuai jadwal. 

“Dengan semangat menjaga trust publik, Ketua Nanang Trenggomo menuju desa Way Haru, kecamatan Bengkunat , kabupaten Pesisir Barat. Perjalanan dari Bandarlampung menuju kecamatan Bengkunat membutuhkan waktu 5 jam. Setelah itu harus menempuh perjalanan berat namun memukau. Begitu kata mas Ketua, Nanang Trenggono,” sebut Handi.

Menurut Handi, dari Bengkunat, Nanang menuju Way Haru menggunakan motor selama 2 jam.

“Menuju Desa Way Haru adalah perjalan ekstream menyusuri pantai pinggir laut berpasir samping tebing. Bila pagi air laut masih surut pantai bisa dilewati motor. Harus dengan kecepatan tinggi agar segera sampai Way Haru, khawatir tiba-tiba air pasang,” tambah Handi.

Di desa Way Haru sendiri ada 4 pekon yaitu Bandar Dalam, Way Tias, Siring Gading dan Way Haru. Dua dari TPS (Tempat Pemungutan Suara) harus bermalam. Karena wilayah tersebut sudah dekat Tampling Kawasan Konservasi Harimau Sumatera.

Total didesa tersebut ada 19 TPS. Di mana TPS berlokasi di empat tempat yaitu Bandar Dalam lokasinya masuk lagi Bandar Dalam Induk, Way Haru di sana ada TPS 3 dan 5 terletak di Dusun Pemekahan area Tamling dan TNBBS (Taman Nasional Bukit Barisan Selatan), Way Tias dan Siring Gading. 

“Jadi, dalam pemilu dengan 5 surat suara, para pengendara motor harus membawa 95 kotak suara,” terangnya. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi