oleh

Kebanjiran, 285 Hektare Sawah Gagal Panen

radarlampung.co.id-Ratusan hektar sawah di Kabupaten Lampung Timur gagal panen (Puso) akibat terendam banjir.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Lampung Timur M.Yusuf HR menjelaskan, areal tanaman padi yang mengalami puso mencapai 285 hektar. Itu tersebar di Kecamatan Sekampung seluas 108 hektar, Batanghari 28 hektar dan Jabung 149 hektar.

Rata-rata tanaman padi yang terendam pada umur 30 sampai 60 hari setelah tanam. “Areal tanaman padi tersebut mengalami puso karena terendam banjir lebih dari 3 hari pada periode Februari 2019 lalu,”jelas M.Yusuf HR didampingi Kasie Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Hadi Makrum, Selasa (5/3).

Baca :   Antisipasi Bencana, Pemkab Lambar Siapkan Cadangan Pangan

Selain areal yang dipastikan mengami puso tersebut, saat ini masih ada 42 hektar tanaman padi di Kecamatan Wawaykarya yang terendam banjir. Menurutnya, sebelumnya, tanamam padi di Wawaykarya yang terendam mencapai 200 hektar. Namun, 158 hektar di antaranya telah surut.

“Untuk tanaman padi yang di Wawaykarya belum dipastikan puso karena masih ada kemungkinan surut sebelum 3 hari,” lanjut M.Yusuf.

Baca :   Hadapi Musim Hujan, BPBD Metro Aktifkan 44 Relawan

Ditambahkan, guna membantu petani yang mengalami puso tersebut Pemkab Lamtim memiliki cadangan benih daerah (CBD) untuk areal seluas 600 hektar. (wid/wdi)



Komentar

Rekomendasi