oleh

Sabar, Seluruh Daerah Terdampak Banjir Akan Ditangani

radarlampung.co.id – Hujan deras yang terjadi di kawasan Kotaagung Timur menyebabkan puluhan rumah di Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, terendam. Banjir disebabkan meluapnya air sungai Way Binjai.

Kepala Pekon Sukabanjar Risnawati mengatakan,  dari total 65 rumah di dusun itu, 40 di antaranya terendam. Begitu juga sawah dan kebun kakao.

“Banjir juga merobohkan satu tiang listrik dan mengikis lapisan aspal jalan. Air yang masuk ke rumah, tingginya mencapai setengah meter,” kata Risnawati, Rabu (6/3).

Dilanjutkan, banjir ddisebabkan hujan yang turun Senin sore (4/3). Air baru surut Selasa pagi (5/3). “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil. Saat ini aparat pekon sedang mendata kerugian akibat banjir,” sebut dia.

Rismawati berharap ada upaya normalisasi sungai agar air tidak meluap saat hujan. “Ya, kami minta agar pemerintah segera menurunkan alat berat. Sebab kalau sungai tidak dinormalisasi, maka kalau hujan deras lagi bisa banjir lagi,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan Edi Nugroho mengatakan, pihaknya sudah turun ke Dusun Kedaung sejak Senin malam. BPBD juga menyalurkan bantuan logistik pangan siap saji ke daerah terdampak banjir.

“Malam hari saat banjir kita sudah turun. Setelah air surut, personel BPBD juga turut membantu membersihkan material lumpur di rumah warga yang terdampak. Kita juga sudah menyalurkan bantuan makanan siap saji,” kata Edi mewakili Kepala BPBD Tanggamus Romas Yadi.

Edi mengatakan, saat ini alat berat masih berada daerah yang lebih parah terdampak banjir, yakni Kecamatan Pugung dan Bandarnegeri Semuong.

“Sabar, seluruh pekon yang terdampak banjir akan mendapat penanganan. Alat berat diturunkan di daerah dengan skala prioritas. Kebetulan Pugung menjadi daerah terparah. Saat ini alat berat di Pugung belum bekerja, sebab debit air masih tinggi dan deras,” ujarnya. (ral/ehl)

Komentar

Rekomendasi