oleh

30% RPJMD Belum Terkonsep

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandarlampung periode tahun 2016-2021 telah tercapai sekitar 70 persen.

Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandarlampung Khaidarmansyah, usai acara Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Pemkot Bandarlampung tahun 2020 di Gedung Semergou, Selasa (12/3).

“RPJMD periode 2016-2021 saat ini telah tercapai sekitar 60 sampai 70 persen. Sisanya ini yang akan kita selesaikan di tahun 2020-2021. Harapannya 2021 nanti semua bisa tercapai,” ujarnya usai acara.

Ia menjelaskan, orum Lintas OPD yang baru dilaksanakan tersebut merupakan kelanjutan dari proses penyusunan RKPD yang sebelumnya diawali Musrenbang Kecamatan.

“Nah usulan dari Musrenbang Kecamatan itu disinkronkan dengan rencana kerja OPD. Misalnya untuk pengerjaan gorong-gorong atau jalan lingkungan, itu disinkronkan dengan program Dinas PU,” ungkapnya.

Tadi juga telah dipaparkan proyeksi pendapatan tahun 2020 oleh BPPRD. “Kemudian BPKAD juga menyampaikan proyeksi belanja wajib dan mengikat tahun 2020. Setelah kita tau proyeksi pendapatan dan belanja wajib mengikat, itulah program prioritas yang harus kita lakukan,” ucapnya.

Program prioritas yang dimaksud, pertama adalah pembangunan infrastruktur, disusul program di bidang pendidikan, kesehatan, serta pembangunan ekonomi kerakyatan, sesuai dengan visi misi wali kota.

“Indikator capaian program-program itu ada di OPD masing-masing, sehingga kita mengukurnya juga dari keberhasilan tiap OPD. Misal kalau kesehatan indikatornya angka kematian bayi berkurang, dan lain-lainnya,” ungkapnya. (pip/sur) 

Komentar

Rekomendasi