Provinsi Batal Jadi Embarkasi Penuh, Pemprov Segera Rapatkan OTD Haji

Batal Jadi Embarkasi Penuh, Pemprov Segera Rapatkan OTD Haji

ilustrasi haji radarlombok.co.id

radarlampung.co.id – Meskipun Kepres Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sudah ditetapkan, tetap saja Pemprov Lampung berupaya memastikan ke Kementerian Agama (Kemenag) RI terkait status Bandara Raden Inte II Lampung Selatan sebagai embarkasi haji penuh. Hal ini pula yang menyebabkan Ongkos Transit Daerah (OTD) belum dibahas bersama kabupaten/kota.

Kabag Agama,  Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung,  Asnan Sabirin mengatakan pihaknya bersama unsur Dinas Perhubungan Lampung,  serta Kanwil Kemenag Lampung telah mempertanyakan langsung ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah,  Kemenag RI terkait kepastian embarkasi haji penuh. Tapi, dirinya pesimis Bandara Raden Intan II Lamsel bisa jadi embarkasi penuh.

Baca :   Penumpang Turun 15 Persen, Humas Bandara : April Kembali Normal

“Kami sudah konsultasikan. Sangat kecil kemungkinannya bisa embarkasi penuh melalui Lampung untuk tahun ini, ” ujarnya kepada radarlampung.co.id, rabu (20/3).

Atas hal ini,  Asnan mengaku akan melaporkan terlebih dahulu ke Pj.Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis. Baru kemudian diagendakan pembahasan OTD bersama Kabupaten/kota. “Mengenai besarannya saya belum bisa memastikan. Bisa saja tidak jauh dari tahun lalu,” katanya.

Baca :   Catat, 619 CJH Lampung Masuk Pelunasan Haji Tahap II

Diketahui  kebutuhan OTD 2018 totalnya sebanyak Rp19 miliar untuk 7074 Calon Jamaah Haji (CJH). Di mana,  per jamaah sebesar Rp3.163.210, yang ditanggung oleh Provinsi Rp790.803, yang darikabupaten/kota sebesar Rp2.372.408.

Sementara di Tahun 2017,  OTD Rp3.485.320 perjamaah. Dari total bantuan tersebut yang menjadi kewenangan Pemda Kabupaten/Kota sebesar Rp2,6 juta sementara yang menjadi kewajiban Provinsi Lampung adalah Rp871.330. (abd/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini