oleh

FBI Ikut Selidiki Sertifikasi Pesawat Boeing 737

radarlampung.co.id – Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat ( FBI ) dilibatkan dalam proses verifikasi dugaan penyimpangan dalam proses sertifikasi pesawat 737 MAX buatan Boeing. Hal ini, membuat penegakan hukum yang ikut mengusut pesawat itu meningkat.

Namun, FBI menolak memberikan komentar, dan sikap yang sama juga terjadi pada Boeing.

Sebelumnya, jaksa federal dan Kementerian Perhubungan AS sedang menunggu proses pengembangan 737 MAX. Hal ini terjadi setelah kecelakaan yang terjadi pada tipe yang digunakan dalam penerbangan Lion Air JT610 dan Ethiopian Airlines ET302.

Karena kecelakaan itu juga, sejumlah negara dan disetujui menggunakan Boeing 737 MAX. Alhasil, 300 unit burung besi tersebut sedang diistirahatkan, sambil menunggu proses pemeriksaan.

Biro Penyelidik Penerbangan Prancis (BEA) menyatakan, dari hasil pengusutan permulaan terhadap data kotak hitam, terlihat ada kemiripan terhadap kecelakaan Ethiopian Airlines ET302 dan Lion Air PK-LQP. Menurut mereka hal itu akan menjadi bahan untuk penyelidikan lebih jauh.

Pemerintah Ethiopia yang memutuskan, dua pesawat hitam Boeing 737 MAX 8 Maskapai Ethiopia yang jatuh pada 10 Maret lalu dikirim ke Prancis, karena mereka tidak memiliki kemampuan dan peralatan untuk menganalisis data pada perangkat itu. Insiden yang menyebabkan 157 bangun dan penumpangnya meninggal.



Komentar

Rekomendasi