Berita Utama UNBK, 49 SMK di Bandarlampung Gunakan Soal K-2006

UNBK, 49 SMK di Bandarlampung Gunakan Soal K-2006

Siswa SMKN 3 Bandarlampung tampak serius saat mengikuti UNBK hari pertama di sekolah setempat, Senin (25/3). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id.

Radarlampung.co.id – Sebanyak 79 persen atau 49 dari 62 SMK di Bandarlampung masih menggunakan kurikulum 2006 untuk soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sisanya 20,9 persen atau 13 SMK terapkan kurikulum 2013 (K-13).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bandarlampung Edy Hardjito mengatakan, hal tersebut dikarenakan 49 SMK itu saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) masih menggunakan kurikulum 2006.

“Memang sekolah kita masih banyak yang memakai kurikulum 2006, sehingga pemerintah memberikan pilihan dengan menyesuaikan KBM, apa menggunakan kurikumum 2006 atau mau yang K-13,” ungkapnya kepada Radarlampung, Senin (25/3).

Menurutnya, untuk pelaksanaan UNBK tahun 2020 nanti, ada 7 SMK yang masih menggunakan K-2006, yakni SMK YP 57, SMK Bhakti Utama 2, SMK Taruna Widya Nusantara. 

Selanjutnya, SMK Muhammadiyah 1, SMK Arjuna, SMK Ghuna Dharma, SMK Azza Wa Jalla, dan SMK Kesehatan Bandarlampung. “Namun demikian saat pelaksanaan UNBK tahun 2021 nanti, sudah tidak ada lagi SMK yang menggunakan soal K-2006 karena,” jelasnya. 

Ada pun, peserta yang mengikuti UNBK 2019 SMK di Bandarlampung sebanyak 7.275 pelajar yang akan berlangsung pada Senin-Kamis (25-28/3).

Edy menyebut, 7.275 peserta itu berasal dari 62 SMK di Bandarlampung, yaitu 10 SMK negeri dan 52 SMK swasta. “Dari 62 SMK itu, 11 sekolah di antaranya mengadakan UNBK dengan bergabung ke sekolah lain yang fasilitasnya lebih memadai,” tandasnya. (apr/kyd)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini