oleh

Mari, Saling Mengingatkan dalam Kebenaran dan Kesabaran!

radarlampung.co.id – Peringatan Isra Miraj harus dijadikan momentum saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Khususnya antara ulama dan umaro (pemerintah) maupun dengan stakeholders dan seluruh elemen masyarakat.

“Khususnya dalam rangka merevitalisasi nilai-nilai keagamaan agar menjadi sumber etika atau Iandasan guna terwujudnya keberhasilan pembangunan seutuhnya, secara material maupun spiritual,” kata Bupati Pesawaran saat menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 H di Masjid Babussalam, Dusun Pamulang, Desa Waykepayang, Kedondong, Senin (1/4).

Selain itu, terus Dendi, peringatan Isra Miraj juga dijadikan wahana untuk introspeksi diri dan pencerahan jiwa melalui internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai keagamaan. Tujuannya meningkatkan kualitas iman dan taqwa. Terutama dengan meneladani Nabi Muhammad SAW, sebagai suri teladan utama.

”Peringatan hari besar Islam hendaknya dapat menjadi salah satu wahana untuk meningkatkan disiplin, etos kerja, semangat pengabdian dan profesionalisme yang lahir dari semangat penghayatan dan pengamalan ajaran agama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dendi juga mengimbau seluruh masyarakat Pesawaran untuk mejaga situasi agar tetap kondusif jelang pemilu yang tinggal menghitung hari. ”Boleh berbeda pilihan, tapi jangan sampai ada permusuhan dan perselisihan. Jadikan pemilu ini damai, sejuk dan pemilu dingin serta sebagai pemersatu bangsa. Bukan sebaliknya, malah menjadi pemecah bangsa. Kemudian, jangan mudah percaya dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya,” ucapnya. (ozi/ais)

 

Komentar

Rekomendasi